• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

Depresi dan Bunuh Diri Ancaman Nyata Bagi Remaja, Ini Pesan dari Para Pakar Buat Generasi Z

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 26 Oktober 2024 16:01
in Kesehatan, Umum
Depresi dan Bunuh Diri Ancaman Nyata Bagi Remaja, Ini Pesan dari Para Pakar Buat Generasi Z

TANGERANG, RADARBANTEN CO.ID – Depresi dan bunuh diri telah menjadi ancaman nyata bagi remaja di era modern. Menurut data WHO tahun 2024, bunuh diri kini merupakan penyebab kematian terbesar ketiga di dunia bagi rentang usia 15-29 tahun.

Fenomena itu menggambarkan betapa pentingnya kesehatan mental dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan remaja.

RelatedPosts

Gelang Si Mantap RSUD Kota Serang

Direktur RSUD Kota Serang Raih Penghargaan Radar Banten Awards 2026 Lewat Inovasi Gelang Si Mantap

Kamis, 24 September 2026 13:37
Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Senin, 21 September 2026 21:19

Menanggapi hal tersebut, Fakultas Psikologi (FPsi) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pelita Harapan (UPH) turut memperingati minggu kesehatan remaja internasional dengan menggelar rangkaian program International Adolescent Health Week (IAHW) 2024, dengan tema ‘Thriving Not Just Surviving’.

Puncak acara IAHW diadakan melalui talkshow berjudul ‘Building Resilient Mind in the Digital Era’ pada 12 Oktober 2024 di Gedung FK UPH.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Anna Surti Ariani selaku Koordinator Tim Manajemen Teknis Pelatihan Dukungan Psikologis Awal (TMTPDPA) Badan Khusus Manajemen Krisis dan Kebencanaan Ikatan Psikologis Klinis (IPK) Indonesia, Susana Ang selaku orang tua yang memiliki tiga anak remaja dan juga seorang Early Childhood Educator, and Certified Therapeutic Play Practitioner, serta Angely M Putri, alumni Manajemen UPH angkatan 2019, content creator, dan finalis Putri Indonesia Banten 2023.

Seminar ini menyoroti pentingnya membangun ketangguhan generasi muda melalui perspektif psikolog, orang tua, dan Gen-Z itu sendiri. 

Ketangguhan Remaja: Lebih dari Sekadar Tahan Banting 

Masa remaja merupakan fase krusial dalam kehidupan, di mana individu tidak hanya mengalami perubahan fisik, tetapi juga perubahan emosional dan sosial.

Pada tahap ini, remaja dihadapkan pada tuntutan untuk memahami dirinya sendiri, menemukan identitas, dan menentukan arah masa depan. Namun, tantangan eksternal, seperti tekanan akademik, pergaulan, hingga pengaruh media sosial, sering kali menambah beban mental.

Dalam paparannya, Anna menekankan bahwa resiliensi bukan hanya soal kemampuan bertahan, tetapi juga kemampuan mengenali batas diri.

“Kalau dulu tangguh diartikan sebagai ‘tahan banting’, sekarang menjadi seseorang yang tangguh juga berarti tahu kapan waktunya istirahat dan kapan harus berkata ‘tidak’,” ungkap Anna dalam siaran pers UPH yang dikutip Sabtu, 26 Oktober 2024.

Anna lima kunci utama seseorang bisa dikatakan adalah pribadi yang tangguh, yaitu terampil dalam mengatasi masalah, memiliki sumber daya yang cukup, berani meminta bantuan, mampu menemukan solusi, dan menggabungkan keterampilan serta kekuatan diri untuk merespons tantangan.

Lebih lanjut, Anna juga menyoroti tren kesehatan mental remaja yang semakin kompleks di era digital. Tekanan sosial, akademik, dan akses informasi yang terlalu luas sering kali menambah risiko gangguan kesehatan mental. Kondisi ini bukan hanya menghambat aktivitas harian, tetapi juga dapat menghalangi remaja dalam menemukan identitas diri dan menentukan lingkungan sosial yang tepat.

Di sisi lain, Anna juga menjelaskan bahwa salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh remaja adalah kemampuan untuk membedakan antara escaping dan resilience. Remaja perlu belajar bahwa istirahat bukan berarti lari dari masalah, tetapi merupakan bagian dari proses untuk bangkit dengan kekuatan baru. 

“Masalah kesehatan mental ini memerlukan intervensi agar dapat diatasi secara tuntas. Menunda pekerjaan karena takut atau merasa tidak mampu adalah tanda escaping. Namun, jika seseorang memutuskan untuk istirahat demi memulihkan energi dan kemudian bangkit kembali, itulah yang disebut resiliensi. Dengan demikian, remaja harus memahami bahwa ketangguhan tidak selalu berarti terus produktif, tetapi juga berarti bijak dalam mengenali dan menghormati batas diri,” ungkapnya.

Tantangan dan Perspektif Orang Tua di Era Digital 

Dari perspektif sebagai orang tua yang memiliki remaja, Susana Ang melihat fenomena yang terjadi saat ini memang memberikan kemudahan untuk anak bisa peka terhadap kondisi mental yang dialaminya. Namun, informasi yang terlalu luas tanpa tahu kebenarannya juga dapat menjadi ancaman bagi remaja untuk melakukan ‘self-diagnosis’ dan membuat stigma atas dirinya sendiri.

 “Teknologi memang memberikan kemudahan, tapi juga tantangan. Informasi yang terlalu banyak dan bertubi-tubi membuat anak-anak merasa bingung dan kewalahan, apalagi jika informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Fenomena self-diagnosis menjadi salah satu isu yang mencuat seiring dengan meningkatnya literasi mental di kalangan remaja. Sekarang banyak remaja yang sudah peka dan sadar tentang kesehatan mental, tapi ini juga bisa berbahaya kalau tidak diimbangi dengan pemahaman yang benar,” ujar Susana.

Menurutnya, sebagai orang tua, penting untuk melakukan pendampingan serta membangun hubungan yang sehat dengan anak remaja. Tidak hanya mendengarkan keluhan mereka, tetapi juga memberikan dukungan dan validasi emosi. 

“Kita perlu belajar mendengarkan dan tidak langsung menghakimi anak. Kadang, mereka hanya ingin didengar tanpa perlu solusi instan. Penting juga bagi orang tua untuk tidak ragu meminta bantuan psikolog jika dibutuhkan,” tambahnya.

Perspektif Gen-Z: Kritis dan Cerdas 

Hadir sebagai perwakilan perspektif Gen-Z, Angely M. Putri menyoroti betapa pentingnya validasi emosi dalam menjaga kesehatan mental dan ketangguhan.

“Terkadang, kami hanya ingin didengarkan dan dipahami. Tekanan dalam pendidikan seperti menyelesaikan skripsi bisa sangat berat, dan saat kami berhenti sejenak, itu bukan berarti menyerah. Kami hanya ingin berusaha maksimal ketika memulai kembali,” ujar Angely. 

Angely juga menekankan bahwa komunitas dan lingkungan sosial yang suportif sangat membantu Gen-Z dalam membangun resiliensi. Menurutnya, generasi ini bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga berusaha menjadi lebih cerdas dengan bekerja secara efisien dan bijak.

“Kami tidak lagi fokus pada work hard, tapi work smart, bagaimana menghadapi tekanan tanpa mengorbankan kesehatan mental kami,” jelasnya.

Dengan pemahaman dan dukungan dari komunitas, Angely percaya bahwa remaja akan lebih mudah menemukan solusi dan tetap kuat dalam menghadapi tantangan.

Editor: Aas Arbi

Tags: Bunuh DiridepresiKesehatanKesehatan MentalPsikologUniversitas Pelita HarapanUPH
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

DPMPTSP Lebak Tingkatkan Iklim Usaha dan Investasi Sektor Pariwisata

Next Post

USS 2024 presented by BRImo: Kolaborasi Fashion dan Lifestyle, Dukungan BRI Dorong Kreativitas Generasi Muda

Next Post
USS 2024 presented by BRImo: Kolaborasi Fashion dan Lifestyle, Dukungan BRI Dorong Kreativitas Generasi Muda

USS 2024 presented by BRImo: Kolaborasi Fashion dan Lifestyle, Dukungan BRI Dorong Kreativitas Generasi Muda

konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A

Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A Ditargetkan Rampung November 2026

Senin, 28 September 2026 14:28
Proyek PT Wankai

Pemkot Cilegon Stop Proyek PT Wankai, Warga: Pemadatan Lahan Masih Berjalan

Senin, 28 September 2026 12:54
Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Senin, 28 September 2026 21:40
alan Tol Serang-Panimbang, Ruas Tol Rangkasbitung-Cileles

Konektivitas Banten Selatan Makin Dekat, Tol Rangkasbitung–Cileles Masuk Uji Laik Fungsi dan Operasi

Senin, 28 September 2026 19:56
Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Minggu, 27 September 2026 08:02
2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

Senin, 28 September 2026 11:18
Pemancingan berbayar di kawasan tandon

Pemkot Tangsel Kaji Rencana Pemancingan Berbayar di Kawasan Tandon

Senin, 28 September 2026 15:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

sekolah aman dan nyaman

Bupati Swrang Minta Sekolah Ciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 29 September 2026 12:46
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah meminta agar sekolah dapat menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi para peserta...

Muhammad Bagus Khoirunnas

Beri Dukungan Moril, Budi Rustandi Sambangi Keluarga Jurnalis M Bagus Khoirunnas di Kota Serang

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 29 September 2026 12:41
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Serang Budi Rustandi mendatangi kediaman keluarga Muhammad Bagus Khoirunnas, salah satu jurnalis yang hingga kini...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.