• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home IT Otomotif Tips and Tricks

7 Penyakit yang Bisa Sebabkan Rasa Mengantuk Berlebihan, Kenali Gejalanya!

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Minggu, 3 November 2024 07:05
in Tips and Tricks
0

ilustrasi tertidur/istock/credit by: miodrag ignjatovic

0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

RADARBANTEN.CO.ID – Merasa sering mengantuk adalah hal yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurang tidur, kelelahan, hingga indikasi penyakit tertentu.

Biasanya, rasa kantuk akan hilang setelah Anda beristirahat dan tidur dengan cukup. Namun, jika kantuk terus dirasakan berlebihan, bisa jadi itu gejala masalah kesehatan yang lebih serius. Lantas, penyakit apa saja yang bisa menyebabkan rasa mengantuk berlebih?

Berikut ini merupakan 7 penyakit yang perlu diwaspadai jika anda sering merasa mengantuk, sebagaimana dilansir RADARBANTEN.CO.ID melalui kanal YouTube Kunci Sehat:

1. Anemia

Anemia menjadi salah satu penyebab tubuh mudah lelah dan sering mengantuk. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah, sehingga tidak mampu menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh dengan baik.

Penyebab umum anemia adalah kurangnya asupan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk akibat anemia, Anda perlu beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan penambah darah, atau menggunakan obat sesuai anjuran dokter.

2. Diabetes

Badan cepat lelah dan mudah mengantuk merupakan gejala umum yang sering dialami oleh penderita diabetes. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu mengendalikan kadar gula darah, sehingga melebihi ambang batas normal.

Untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk akibat diabetes, penderita disarankan menurunkan kadar gula darah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Caranya adalah dengan rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, mengatur asupan makanan, cukup istirahat, menghindari stres, dan memeriksa kadar gula darah secara berkala.

3. Masalah Kesehatan Mental

Masalah kesehatan mental, seperti stres, depresi, atau gangguan kecemasan, sering ditandai dengan gejala seperti penurunan nafsu makan, badan cepat lelah, dan mudah mengantuk.

Penderita depresi, misalnya, mungkin akan tidur lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya. Jika kualitas tidur buruk pada malam hari, kemungkinan besar penderita akan merasa mengantuk berlebihan di siang hari.

Perubahan pola tidur juga sering menjadi tanda awal gangguan kesehatan mental. Masalah ini perlu segera ditangani oleh tenaga medis profesional untuk mencegah risiko tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain.

4. Sindrom Kaki Gelisah

Sindrom Kaki Gelisah (Restless Legs Syndrome) adalah kondisi kesehatan yang membuat kaki bergerak tak terkendali saat beristirahat, termasuk saat tidur.

Penderita sering merasakan sensasi seperti ada sesuatu yang merayapi, disertai nyeri atau rasa tidak nyaman pada kaki. Akibatnya, mereka sulit tidur nyenyak karena gerakan kaki yang terus-menerus, yang kemudian menyebabkan rasa mengantuk berlebihan keesokan harinya.

5. Narkolepsi

Mengantuk secara berlebihan di siang hari bisa menjadi gejala narkolepsi, gangguan neurologis di mana otak tidak mampu mengatur siklus tidur dan bangun dengan baik.

Penderita narkolepsi dapat tiba-tiba tertidur di luar waktu tidur normal, misalnya saat sedang berbicara atau makan. Gejala lainnya termasuk otot yang tiba-tiba melemah saat merasa gembira, kelumpuhan saat tidur, serta mimpi yang terasa sangat nyata atau halusinasi ketika tertidur atau baru bangun.

6. Sleep Apnea

Studi dalam Annals of the American Thoracic Society menyebutkan bahwa rasa mengantuk berlebihan sering dialami oleh penderita sleep apnea.

Sleep apnea adalah kondisi di mana napas tiba-tiba terhenti sementara saat tidur, yang mengganggu siklus tidur malam dan menyebabkan kantuk ekstrem di siang hari.

Sleep apnea juga tergolong masalah serius, karena penderitanya bisa mengalami henti napas berulang kali selama tidur malam.

7. Hipersomnia Idiopatik

Hipersomnia idiopatik adalah gangguan tidur neurologis kronis yang menyebabkan kantuk berlebihan meskipun sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup. Kondisi ini bahkan bisa membuat penderita sulit dibangunkan dari tidur.

Tidur siang pun tak cukup untuk menghilangkan rasa kantuk. Itulah sebabnya, mengatasi rasa kantuk berlebihan harus didasarkan pada penyebabnya. Jika kantuk disebabkan oleh kondisi medis tertentu, diperlukan penanganan medis yang sesuai.

Secara umum, badan lelah dan sering mengantuk dapat diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres, memperbaiki kualitas tidur, dan membatasi konsumsi kafein serta minuman beralkohol.

Editor: Abdul Rozak

Tags: anemiagangguan kesehatangangguan neurologisgejala sering tidurkualitas tidurmengangtuknarkolepsipola tidursindrom kaki gelisahsleep
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

PSI Moncer di Tangan Kaesang, Ini Harapan Kadernya di Banten

Next Post

Selama 2024, Terjadi 72 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Serang

Next Post

Selama 2024, Terjadi 72 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Universitas Esa Unggul Raih Juara III National Moot Court Competition Piala Frans Seda 2026

Universitas Esa Unggul Raih Juara III National Moot Court Competition Piala Frans Seda 2026

by Redaksi
Jumat, 4 September 2026 17:58
0

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University. Delegasi Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul berhasil...

Pemprov Banten Bangun 27 RTLH dan RISHA di Pandeglang

Pemprov Banten Bangun 27 RTLH dan RISHA di Pandeglang

by Purnama Irawan
Jumat, 4 September 2026 17:26
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten melaksanakan pembangunan 27 unit...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.