Home Berita Utama Pemerintahan

Pajak Labuh Jangkar Banten Diproyeksikan Berpotensi Rp 200 Miliar, DPRD Fokus Optimalisasi PAD

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Rabu, 6 November 2024 09:38
in Pemerintahan
0

Ilustrasi Pelabuhan Bongkar Muat Barang. Foto : iStock

0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah mengembangkan inisiatif untuk memaksimalkan Pajak Labuh Jangkar sebagai salah satu sumber baru untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pajak ini, yang akan diterapkan di wilayah perairan Banten, diyakini memiliki potensi besar, khususnya di pelabuhan muat barang seperti PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Merak, dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Wakil Ketua DPRD Banten, Budi Prajogo, menjelaskan bahwa pajak ini sangat layak untuk dioptimalkan karena wilayah perairan di Banten, mulai dari kawasan pantai hingga 12 mil laut, adalah kewenangan Pemprov Banten sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Pajak Labuh Jangkar ini sangat potensial, dan kami akan memastikan pengelolaannya sesuai dengan aturan yang ada. Potensinya bisa mencapai Rp 200 miliar,” ungkap Budi, Senin, 4 November 2024.

Budi menambahkan bahwa rencana penerapan pajak ini sudah ada sejak tahun 2022, namun mengalami revisi pada target pendapatan yang diperkirakan. “Target yang sempat kami pasang di APBD 2022 adalah Rp 200 miliar, namun masih perlu kajian ulang untuk memperbaiki regulasi dan teknis pelaksanaannya,” jelas Budi.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Deni Hermawan, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan kajian lebih mendalam mengenai pajak labuh jangkar, termasuk melakukan studi banding ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang telah terlebih dahulu menerapkan aturan serupa.

“Kami akan optimalisasikan potensi pendapatan daerah, termasuk pajak labuh jangkar ini. Kami juga akan mengkaji terlebih dahulu mengenai teknisnya, dan untuk itu kami akan studi banding ke Kepri,” ujar Deni.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Banten, mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat sektor maritim di provinsi tersebut.

Editor : Merwanda

Tags: APBDBapenda BantenBudi PrajogoKunkerPADpajak daerahpajak labuh jangkarpajak opsenPendapatan Asli Daerahwakil ketua dprd banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

BI Banten Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Pastikan Ketersediaan Rupiah di Pulau Tunda dan Panjang

Next Post

BRI dan HIPMI Jalin Sinergi Strategis untuk Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas

Next Post
BRI dan HIPMI Jalin Sinergi Strategis untuk Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas

BRI dan HIPMI Jalin Sinergi Strategis untuk Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

cek kesehatan gratis

1.200 Warga Labuan Antusias Ikuti CKG Jemput Bola

by Yusuf Permana
Minggu, 9 Agustus 2026 21:00
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, antusias mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar...

Festival durian lokal Kabupaten Serang

Miliki Banyak Varietas Durian Lokal, Pemkab Serang Kaji Pelaksanaan Festival Durian

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 9 Agustus 2026 20:57
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kabupaten Serang memiliki banyak varietas durian lokal yang memiliki cita rasa nikmat dan menggoda. Hal tersebut menjadi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.