SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Serang ternyata memiliki kopi lokal yang berkualitas tinggi. Yakni, kopi khas dari Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, berlabel Kopi Dadaman.
Kopi dari Kabupaten Serang tersebut dijual di beberapa kafe besar. Bahkan, pasarnya tembus hingga ke Kalimatan.
Pembuat Kopi Dadaman, Muhammad Salim, mengatakan, Kopi Dadaman merupakan kopi khas dari Kecamatan Ciomas dan merupakan hasil pertanian dari masyarakat Desa Citaman.
Ada sekitar 119 hektare lahan di Kecamatan Ciomas yang ditanami kopi.
“Tapi kelompok tani dari Desa Citaman cuma ada 25 hektare yang ditanami kopi,” katanya, Sabtu, 16 November 2024.
Ia mengaku, kopi dari Kabupaten Serang saat ini sudah banyak peminat. Bahkan, ada banyak pesanan yang masuk dari kafe-kafe besar di Banten dan Kalimantan.
“Di kafe Teras Bambu yang ada di daerah Dalung, Kota Serang, kita sudah isi, terutama di kafe-kafe di BSD (Bumi Serpong Damai) Tangerang Selatan, lalu dari Ciputat, Kota Tangerang, dan paling jauh ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Selain mendapatkan order dari kafe-kafe, Salim juga sering menjual Kopi Dadaman lewat berbagai event atau pameran yang dilaksanakan oleh pemerintah ataupun oleh pihak lain.
“Sekarang saja kita mau mengirim Kopi Dadaman ke Bali untuk dipasarin,” ujarnya.
Salim mengaku, seluruh proses produksi Kopi Dadaman sepenuhnya didukung oleh para kelompok tani di Desa Citaman.
“Saya berjalan dengan kelompok tani, jadi kopinya menerima dari masyarakat, dari kebunnya masing-masing,” ujarnya.
Salim mengungkapkan, Kopi Dadaman memiliki cita rasa tersendiri. Yakni, kopi robusta dengan karakter rasa kopinya yang pahit.
Ia mengaku, menjual kopi tersebut dengan harga mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu per bungkus.
“Jadi tergantung kemasannya. Kopi itu kan masing-masing daerah mempunyai ciri khas, termasuk Kopi Dadaman dari Ciomas,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono












