LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti keberadaan mafia pupuk yang harus diberantas karena menjadi belenggu bagi petani dalam menyukseskan swasembada pangan.
Hal tersebut, ia tegaskan saat berada di Lahan Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Mukti, Desa Bulakan, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Rabu 20 November 2024.
“Bapak Presiden sudah memerintahkan, dari pusat (pupuk) direct masuk ke petani. Tidak boleh diganggu, tidak ada tengkulak-tengkulak, mafia-mafia, tidak boleh,” tegasnya.
Ia mengajak, kepada aparat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama memberantas mafia pupuk agar tidak menjadi masalah bagi petani.
“Ada Pak Kapolda, Panglima TNI, Gubernur, siapa lagi yang mau ganggu,” ucapnya.
Terkait dengan kondisi di lapangan, Mentan meminta kepada petani untuk melaporkan setiap kejadian yang dialaminya.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto menyebut, pihaknya akan bekerja sama untuk menindaklanjuti terkait keberadaan mafia pupuk.
“Nantinya kita akan bersinergi dengan satgas pangan di tingkat Provinsi Banten. Kita akan mengkaji kalo ada pidananya, kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.
Editor: Mastur Huda












