LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak minta agar 43 Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di daerah yang di pimpin Penjabat (Pj) Bupati Gunawan Rusminto untuk mengantisipasi lonjakan peningkatan kasus Demam Betdarah Deungeu (DBD). Hal ini sering dengan memasuki musim penghujan dibarengi dengan cuaca ekstrem akjbat fenomena La Nina.
“Kita sudah mengeluarkan surat edaran untuk 43 Puskesmas antisipasi peningkatan kasus DBD di Lebak diawal musim hujan akhir tahun 2024 ini,” kata Plt Kepala Dinkes Lebak dr Budhi Mulyanto, Rabu 21 November 2024.
Dia mengatakan, infeksi Dengue di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan karena beban penyakit yang cukup tinggi dan sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang
dapat mengakibatkan kerugian sosial dan ekonomi. Situasi kasus Dengue tahun 2024 sampai dengan minggu ke-40 adalah
sebanyak 202.012 kasus terkonfirmasi DBD (Incidence Rate : 72,19/100.000 penduduk) dan 1.202 kematian (Case Fatality Rate : 0,60 persen).
“Karena itu diperlukan kewaspadaan
dan upaya pencegahan yang efektif untuk mengatasi risiko penyebaran kasus
Dengue di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lebak,” tuturnya.
mengatakan, kebersihan lingkungan menjadi point penting dalam memberantas nyamuk Aedes Aegypti.
“Kebersihan lingkungan terutama paska hujan sangat penting, dalam membersihkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, oleh karenanya perlu penerapan PHBS di masyarakat, membersihkan lingkungan minimal seminggu sekali,” ujarnya.
Editor: Bayu Mulyana










