TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Bagi calon ibu yang sedang hamil, baiknya konsultasi ke Konsultan Fetomaternal yang berada di Bethsaida Hospital.
Sebab di sana terdapat dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau kebidanan dan kandungan yang telah menjalani pelatihan tambahan untuk menangani komplikasi medis dan bedah selama kehamilan.
“Mereka memiliki keahlian khusus dalam menangani kasus kehamilan yang rumit dan berisiko tinggi,” ujar dr Reza Tigor Manurung, Dokter Subspesialis Fetomaternal di Women’s Health Center Bethsaida Hospital Gading Serpong, Jumat 20 Desember 2024.
Dikatakan dr Reza, sebagai konsultan. Mereka juga bekerja sama dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan lain, bidan, serta tenaga medis lainnya untuk memastikan perawatan yang terbaik bagi ibu hamil.
Dimana, konsultasi dengan konsultan fetomaternal mungkin diperlukan dalam situasi usia ibu hamil di atas 35 tahun, yang di mana usia ibu yang lebih tua atau memiliki riwayat genetik bisa berkonsultasi terlebih dahulu.
“Mereka juga melayani konsultasi kehamilan kembar atau lebih yang biasa kita sebut multipel, dan itu berisiko lebih tinggi dan memerlukan pemantauan yang lebih intensif,” katanya.
Selain itu kata dr Reza, kondisi medis tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung yang dapat mempengaruhi kehamilan harus dilakukan pemantauan khusus melalui konsultan fetomaternal ini, karena hal tersebut butuh pengawasan khusus.
“Iya, hal tersebut tadi juga harus dilakukan pemantauan ekstra dari konsultan fetomaternal untuk memastikan perkembangan janin optimal dan kondisi ibu tetap stabil selama kehamilan,”terang dr. Reza
dr Reza menambahkan, kehamilan berisiko tinggi memerlukan perhatian khusus dari seorang konsultan fetomaternal tehadap ibu hamil yang juga kondisinya obesitas dan ibu hamil penderita HIV. Hal tersebut karena dapat mengancam kesehatan ibu dan bayi.
“Dengan konsultasi di konsultan fetomaternal bisa membantu mendeteksi dini masalah pada ibu maupun janin melalui teknologi seperti USG tingkat lanjut dan tes genetik. Sehingga kita bisa merencanakan intervensi yang tepat untuk hasil kehamilan yang lebih baik,”pungkas dr. Reza.
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi

