SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dan BPBD Provinsi Banten menerjunkan satu unti perahu karet untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak akibat banjir di Perumahan Mata Raya, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang Dedi Oktafianto mengatakan, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan, ada sebanyak 80 rumah yang terdampak akibat banjir dengan ketinggian 50 santai 80 centimeter.
“Rumah yang terendam ada 80, KK yang terdampak ada sebanyak 70 dengan total jiwa sebanyak 210,” katanya, Kamis 9 Januari 2024.
Ia mengatakan, ada sebagian warga yang mengungsi ke rumah sanak saudaranya, ada juga warga hang memilih mengungsi di musola.
“Ada 7 jiwa yang di musola dan ada satu balita. Evakuasi Masih dilakukan, kita masih stand by disini untuk pemantauan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sebanyak satu unit perahu karet dari BPBD Provinsi yang diterjunkan untuk melakukan evakuasi terhadap warga. Selain itu, ada sebanyak 10 orang personil yang diterjunkan di lokasi tersebut.
“Air meluap sejak pagi. Untuk debit air masih sama,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sebanyak 4 titik banjir di wilayah kecamatan Kramatwatu, yakni perumahan Sankyu, Perumahan Mata Raya, lebak wana dan perumahan grand kramatwatu residance.
Sementara itu Koordinator Lapangan BPBD Provinsi Banten, Saripudin meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan banjir yang terjadi serta dihimbau untuk mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.
“Kita sampaikan ke masyarakat untuk mencari tempat yang lebih aman,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi












