CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Koperasi Produsen Cilegon Mandiri (KPKCM) targetkan ekspor hasil produksi pada tahun 2025.
Perihal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus KPKCM Deni Abdurachman dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Anggota Tahunan ke dua KPKCM tahun buku 2024 Senin(20/1) di Hotel Gondang.
Kegiatan tersebut pun dihadiri oleh Dewan Koperasi Nasional (Dekopin) Agung Sudjatmoko, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Atikoh, Perwakilan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Muhammad Ade Nakolas.

“Fokus kami kedepan salah satunya adalah perluas pasar dengan menjalin kerjasama dengan lebih banyak distributor dan memperkenalkan produk gula merah sukrosa ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucap Deni dalam sambutannya.
Deni juga bersyukur KPKCM telah menorehkan pencapaian positif dalam kinerja keuangan pada tahun 2024.
“Adapun total penjualan atau omzet pada tahun ini berjumlah Rp9,6 Miliar dengan sisa hasil usaha Rp700 Juta, Ini menunjukkan bahwa produk- produk yang kami hasilkan semakin dikenal dan diterima baik oleh masyarakat luas,” tambah nya.
Ketua Pengawas Koperasi, Koperasi Produsen Karya Cilegon Mandiri (KPKCM) Subhi Mansyur mengapresiasi kinerja Koperasi KPKCM.

Subhi mengapresiasi kinerja positif dari KPKCM pada tahun 2024, dimana KPKCM membukukan omzet Rp. 9,6 Miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp. 700 Juta.
Total penjualan koperasi pada tahun 2024 mencapai Rp. 9.586.377.169, yang terdiri atas penjualan kepada anggota sebesar Rp. 3.287.711.207 dan penjualan kepada non-anggota sebesar Rp. 6.298.665.962.
“Kami sebagai pengawas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus koperasi yang telah bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh dalam mengelola koperasi,” ucap Subhi.
Subhi juga menyampaikan berdasarkan hasil pengawasan, menilai bahwa pengelolaan dan manajamen koperasi telah dijalankan dengan baik dan profesional.

Pada kesempatan yang sama Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko saat diwawancara Radar Banten usai kegiatan Rapat Anggota Tahunan KPKCM kedua menyampaikan bahwa KPKCM memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk berkembang.
“Saya kira KPKCM ini memiliki prospek yang sangat besar untuk berkembang, pertama karena memang pemerintah juga mendorong sektor sektor usaha semacam ini, kedua pasarnya cukup luas dan terbuka karena dibutuhkan oleh semua orang,” ucap Agung.
Agung juga menambahkan bahwa Koperasi produsen di Indonesia masih sedikit sehingga Koperasi produsen memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang.
Editor: Bayu Mulyana












