• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Cegah Balapan, Organda Usul Jadwal Berangkat Bus Labuan-Kalideres Diatur

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 29 Januari 2025 20:31
in Utama
0
Cegah Balapan, Organda Usul Jadwal Berangkat Bus Labuan-Kalideres Diatur
0
SHARES
126
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Banten mendorong pengaturan jadwal keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kabupaten Pandeglang. 

Langkah ini bertujuan untuk mencegah aksi balap-balapan di jalan raya, khususnya pada rute Labuan-Kalideres.

Hal itu disampaikan Ketua Organda Banten, H. Emus Mustagfirin saat diwawancarai Radarbanten.co.id di kediamannya di Kabupaten Pandeglang, pada Selasa 28 Januari 2025.

H. Emus Mustagfirin menjelaskan, bahwa bus AKAP yang beroperasi di jalur tersebut meliputi bus Murni, Asli, Murni Putih (MP), dan Arimbi. Menurutnya, pengaturan jadwal keberangkatan diperlukan agar operasional bus lebih tertib.

“Kami melihat dari 2017 ke bawah, bus Murni sering terlibat balap-balapan di jalan. Tapi, Alhamdulillah, perlahan sudah mulai kembali normal. Kalaupun ada kecelakaan, tentu tidak ada pihak yang menginginkannya,” katanya.

Ia menegaskan para sopir sebenarnya tidak mengejar target setoran saat terjadi balapan. Mereka sudah memiliki sistem uang makan yang diberikan secara teratur.

“Jadi bukan karena kejar setoran, sistemnya memang uang makan. Hanya saja, faktor utamanya adalah durasi pemberangkatan yang terlalu dekat,” jelasnya.

Menurutnya, jadwal keberangkatan bus yang terlalu rapat menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat di jalan.

“Kalau dalam 5 menit ada 2 hingga 3 bus yang berangkat, otomatis akan terjadi balap-balapan sehingga terjadi persaingan tidak sehat. Makanya, ini yang harus diatur agar lebih tertib, minimal 20 menit baru berangkat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten diminta lebih aktif memantau operasional bus yang beroperasi di wilayahnya. Hal ini untuk memastikan keselamatan penumpang dan mencegah aksi ugal-ugalan di jalan.

H. Emus melanjutkan, para sopir harus lebih sadar dalam mencari rezeki dengan tetap mengutamakan keselamatan. Ia mengingatkan agar mereka selalu mengingat tanggung jawab besar yang dipikul, baik terhadap penumpang maupun keluarga yang menanti di rumah.

“Sopir harus ingat, yang dibawa ini banyak nyawa. Termasuk anak istri yang menunggu di rumah. Kalau mereka sadar, insyaallah tidak akan ugal-ugalan di jalan,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar setiap sopir selalu berdoa sebelum berangkat.

“Sebelum jalan, jangan lupa baca basmalah. Dengan begitu, diharapkan mereka lebih berhati-hati dan menghindari hal-hal yang membahayakan di jalan,” tambahnya.

Editor: Bayu Mulyana

Tags: balap-balapanBantenBus AKAPbus aslibus murniBus transportasikabupaten pandeglangLabuan-KalideresPandeglangPemkab Pandeglangugal-ugalan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

MUI Desak Pemerintah Denda Pemilik Pagar Bambu di Laut Tangerang

Next Post

Lembur Mangrove Patikang Ramai Dikunjungi Pelajar

Next Post
Lembur Mangrove Patikang Ramai Dikunjungi Pelajar

Lembur Mangrove Patikang Ramai Dikunjungi Pelajar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 21:37
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim SAR Gabungan memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak setelah berada di dalam speedboat di Perairan...

250 Personel Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Ombak dan Angin Kencang Jadi Kendala Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Peliputan Erupsi Gunung Anak Krakatau 

by Fahmi
Rabu, 9 September 2026 21:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terkendala ombak dan angin kencang. Meski...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.