PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Edu-Ekowisata Lembur Mangrove Patikang di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang ramai dikunjungi wisatawan. Edu Ekowisata Lembur Mangrove Patikang dikelola oleh Pokdarwis Putri Gundul, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Ketua Pokdarwis Putri Gundul, Deden Sudiana mengatakan, Lembur Mangrove Patikang masih konsisten dengan edu- Ekowisata.
“Wisatawan yang berkunjung adalah kalangan pelajar dari berbagai universitas di Banten dan luar Banten,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu, 29 Januari 2025.
Deden menjelaskan, wisatawan yang datang berkunjung sudah booking paket blue carbon. Dimana paket tersebut di banderol Rp85 ribu per paket.
“Sudah termasuk menanam mangrove, makan satu kali dan snack,” katanya.
Selain pelajar ada juga corporate yang melakukan penanaman di wilayah lembur mangrove patikang.
“Ada banyak juga datang berkunjung dari kalangan mahasiswa yang melakukan penelitian terkait transek mangrove,” katanya.
Mahasiswa yang melakukan transek mangrove, dari Untirta, UIN Banten, Poltek ahli usaha perikanan Jakarta. Lalu dari UNILA dan Universitas Janabadra Yogyakarta.
“Transek mangrove biasanya dilakukan untuk tugas akhir kuliah. Meski demikian lembur mangrove tetap dikunjungi wisatawan umum dengan paket yang berbeda seperti paket trip Pulau Liwungan dengan aktivitas snorkeling di sekitar pulau,” katanya.
Luasan area mangrove yang di kelola adalah kurang lebih 1 Hektar untuk destinasi dan selebihnya 2 hektar untuk kegiatan penanaman. Kita terus berkomitmen dgn edu-ekowisata dan kedepan akan ada tambahan aktivitas lain yang memang akan di design sebagai edukasi lainnya,” katanya.
Edukasi lainnya seperti bimbingan cara berenang diterapkan ke pengunjung sekolah-sekolah atau umum. Lalu cara penyelamatan tenggelam dan masih banyak lagi.
“Itupun kalau sudah ada kolam renang belajarnya. Insya Allah ini perencanaan ini akan terwujud,” katanya.
Lembur Mangrove terkini mengalami perubahan signifikan dengan banyaknya hasil tanam tentu saja menambah hijau dan menambah banyak ekosistem mangrove. Secara ekologi Mangrove bertumbuh dengan baik dan dapat memberikan manfaat terhadap pendapatan masyarakat karena adanya pembibitan Mangrove yang di budidayakan oleh warga lokal.
“Dan bibit tersebut dijual untuk kemudian ditanam di Lembur Mangrove maupun di luar Lembur Mangrove oleh berbagai komunitas,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











