slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Cerita Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan, Dipakai Noni Belanda Tamasya

Purnama Irawan by Purnama Irawan
13-02-2025 15:36:34
in Berita Utama, Lebak, Pandeglang
Cerita Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan, Dipakai Noni Belanda Tamasya

Kabid Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pandeglang Heryana menunjukan dokumen foto para Noni Belanda bersama anaknya saat menaiki Kereta Api tengah berhenti di Stasiun Kadukacang, Kabupaten Pandeglang, di ruangannya, Rabu, 12 Februari 2025.Foto : Purnama Irawan

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Jalur kereta api lintas Rangkasbitung- Labuan membentang sepanjang 56,233
kilometer dari Rangkasbitung, Kabupaten Lebak sampai Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Perjalanan Kereta Api di jalur ini berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di 17 stasiun kelas Halte (stasiun kecil) dan Stopplaast (perhatian).

Baca Juga :

Emas Fisik Mulai Langka, Saatnya Nabung Emas Digital di Tring! Pegadaian

Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Ramadan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Pemkab Targetkan 46 Ribu Wisatawan Kunjungi Seba Baduy

Jalur kereta api Rangkasbitung – Labuan melayani angkutan penumpang dan barang beroperasi pada tanggal 18 Juni 1906. Setelah 76 tahun beroperasi, tepatnya di tahun 1982 layanan kereta api di jalur ini sudah tidak aktif dan resmi ditutup pada tahun 1984.

Jalur rel Kereta Api Rangkasbitung-Labuan dibangun oleh Perusahaan Staatsspoorwegen (SS) yang berpusat di Kota Bandung.

Perusahaan SS membangun jalur lintas Rangkasbitung-Labuan sepanjang
56,233 kilometer.

Tujuan pembangunan jalan Rel Banten- Batavia adalah memperlancar
hubungan darat antara Banten dengan Batavia dan distribusi garam dari
gudang-gudangnya di Labuan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, pada masanya Kereta Api Rangkasbitung-Labuan bukan hanya mengangkut garam tetapi juga hasil tangkap ikan dan pertanian.

“Kereta Api rute Rangkasbitung-Labuan sejak zaman kolonial Belanda menjadi moda angkutan masal warga Pribumi. Dan juga moda transportasi para Noni Belanda saat bertamasya bersama keluarga,” katanya kepada Radar Banten di Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Rabu, 12 Februari 2025.

Jadi, dijelaskan Sutoto, keluarga penjajah naik Kereta Api saat akan liburan bersama keluarga ke kawasan Pantai Carita.

“Hal itu dibuktikan dengan adanya foto keluarga Noni belanda bersama anak-anaknya sedang naik kereta. Tengah berhenti di stasiun atau halte (stasiun kecil) di Pandeglang,” katanya.

Kereta Api Rangkasbitung-Labuan ini menjadi andalan pada masa lalu dan di tahun 2025 ini, rencananya akan mulai dilaksanakan proyek reaktivasi atau diaktifkan kembali jalur rel Kereta Api Rangkasbitung oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian.

“Kalau jalur rel Rangkasbitung-Labuan aktif kembali maka akan menciptakan pusat bisnis baru di Pandeglang, khususnya di Kecamatan Pandeglang,” katanya.

Kecamatan Pandeglang terdiri dari empat kelurahan, yaitu Kelurahan Pandeglang, Kelurahan Kabayan, Kelurahan Kadomas, dan Kelurahan Babakan Kalanganyar.

“Untuk Kelurahan Pandeglang menjadi pusat peradaban, pusat sejarah dan budaya, jadi fokuskan itu. Jadi kulinernya mendukung itu, bukan kulinernya yang dibesarkan,” katanya.

Selanjutnya, pusat bisnisnya itu di Kelurahan Kadomas. Dimana Kadomas merupakan tempat berdirinya Stasiun Pandeglang atau salah satu tempat pemberhentian Kereta Api Rangkasbitung-Labuan.

“Itu nanti akan menjadi pusat bisnis. Untuk reaktivasi segmen pertama ini dari Rangkasbitung sampai Eks Stasiun Pandeglang di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang,” katanya.

Kabid Arsip pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pandeglang Heryana mengatakan, Lintas Rangkasbitung-Labuan mulai dioperasikan pada pertengahan tahun 1906.

“Lintas ini cukup ramai dengan perjalanan kereta penumpang dan barang sebanyak lima kali pergi pulang sehari. Dengan komposisi kereta penumpang kelas II, kelas III, dan kereta khusus untuk inlanders (warga pribumi),” katanya.

Kereta api pertama berangkat sekitar pukul 05.13 WIB dari Labuan dan tiba sekitar pukul 07.51 WIB pagi di Rangkasbitung. Kereta api terakhir berangkat dari Rangkasbitung sekitar pukul 16.00 WIB dan tiba senja hari, 18.24 WIB di Labuan.

Stasiun paling sibuk di lintas ini, di luar Rangkasbitung, adalah Labuan yang melayani naik-turun penumpang sebanyak 53-136 ribu orang per tahun serta pengangkutan barang hingga sejumlah hampir 7 ribu ton per tahun, di antara tahun 1950-1953. Stasiun kedua tersibuk adalah Menes, yang melayani antara 44-89 ribu penumpang per tahun pada kurun waktu yang sama.

“Kereta api di lintas ini pada masa lalu dimanfaatkan, salah satunya, untuk mengangkut ikan dari Labuan untuk dijual ke Jakarta. Dan sebaliknya membawa garam dari Tanah Abang untuk pembuatan ikan asin di Labuan,” katanya.

Jumlah stasiun dilintasi Kereta Rangkasbitung-Labuan kurang lebih 17 stasiun. Dari 17 stasiun yang akan diaktifkan untuk di Kabupaten Pandeglang itu lima stasiun.

“Yakni Stasiun Pandeglang, Kadukacang, Saketi, Menes, dan Labuan. Ke-lima stasiun ini dipilih sebagai stasiun yang direncanakan untuk dihidupkan kembali,” katanya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita reaktivasi jalur kereta api (KA) Rangkasbitung-Labuan yang mulai digarap tahun ini.

“Proyek strategis nasional (PSN) reaktivasi kereta api Pandeglang, ini merupakan mimpi masyarakat kami ada konektivitas transportasi moda jalur kereta api yang dulu pernah ada tapi di tahun 1984 ditutup,” katanya.

Dengan adanya jalur kereta api yang dalam grand designnya segmen pertama dibangun dari Rangkasbitung-Stasiun Pandeglang dan Segmen kedua dari Pandeglang sampai Stasiun Labuan.

“Jika terbangun akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akan mensejahterakan masyarakat Pandeglang, kami akan terus mengawal dan mensukseskan program ini agar tidak ada lagi kesenjangan ketimpangan antara Banten utara dengan Banten selatan, yuk kita sama-sama berdoa agar program ini bisa cepat terealisasikan di mulai di tahun 2025,” katanya.

Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi

Tags: BUMDBUMNHMIHMI cabang PandeglangJalur kereta apikereta api rangkasbitung-labuanKPKproyek reaktivasi keretaPSNreaktivasi keretarusunrusunamirusunawaUMKM
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mencari Kelapa, Seorang Pemuda Hilang di Lereng Gunung Pulosari

Next Post

Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Tinjau Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Related Posts

Emas Fisik Mulai Langka, Saatnya Nabung Emas Digital di Tring! Pegadaian
Wirausaha

Emas Fisik Mulai Langka, Saatnya Nabung Emas Digital di Tring! Pegadaian

by Mulyadi
Selasa, 10 Maret 2026 07:42

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Belakangan ini emas batangan mulai sulit ditemukan di pasaran. Kondisi tersebut menandakan emas fisik tengah mengalami kelangkaan...

Read moreDetails

Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Ramadan Berkah, Pertamina Ajak Puluhan UMKM Aktif dan Berdaya

Pemkab Targetkan 46 Ribu Wisatawan Kunjungi Seba Baduy

Dukung Cak Nur Jadi Pahlawan Nasional, KAHMI Banten Minta Kader HMI Kawal Kajian Akademik

Pesantren Ramadan Kohati Cilegon Gandeng Rumah Pintar Kreasi, Tanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini

Pemkot Serang Siapkan Ratusan Juta untuk Bantuan Modal Usaha UMKM

Diskoumperindag Kabupaten Serang Dorong UMKM Naik Kelas

Perkuat Transparansi Dana Umat, BAZNAS dan KPK Sepakati Sinergi Tata Kelola Antikorupsi

Dorong Integritas ASN, Inspektorat Lebak Tekankan Kerja Bersih

Next Post
Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Tinjau Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Tinjau Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Satlantas Polresta Tangerang Bagi-bagi Helm Saat Gelar Operasi Keselamatan Maung 2025

Satlantas Polresta Tangerang Bagi-bagi Helm Saat Gelar Operasi Keselamatan Maung 2025

Kultur ASN-nya Jelek, Tokoh Banten Minta Andra-Dimyati Wujudkan Reformasi Birokrasi

Kultur ASN-nya Jelek, Tokoh Banten Minta Andra-Dimyati Wujudkan Reformasi Birokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ketupat Maung

Operasi Ketupat Maung 2026, 1.123 Personel Gabungan Polresta Tangerang Diterjunkan

Jumat, 13 Maret 2026 11:56
mobil

Pemkab Pandeglang Belum Mengeluarkan Larangan Aturan Randis Digunakan Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 11:46
Inpektorat Kabupaten Lebak

DPRD Lebak Respon Dugaan Pungli Dinsos: Terduga Pelaku Salah, Namun Menyayangkan Tindakan Persekusi

Jumat, 13 Maret 2026 11:29
pertambangan batubara

Polda Banten Usut Kasus Pertambangan Batubara Ilegal di Kawasan Perhutani

Jumat, 13 Maret 2026 11:23
Kapolresta Serang Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Kapolresta Serang Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 13 Maret 2026 11:05
Gerakan Pangan Murah

Warga Lebak Serbu Gerakan Pangan Murah, Antre Sambil Panas-panasan

Jumat, 13 Maret 2026 10:36
Ketupat Maung

Operasi Ketupat Maung 2026, 1.123 Personel Gabungan Polresta Tangerang Diterjunkan

Jumat, 13 Maret 2026 11:56
mobil

Pemkab Pandeglang Belum Mengeluarkan Larangan Aturan Randis Digunakan Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 11:46
Inpektorat Kabupaten Lebak

DPRD Lebak Respon Dugaan Pungli Dinsos: Terduga Pelaku Salah, Namun Menyayangkan Tindakan Persekusi

Jumat, 13 Maret 2026 11:29
pertambangan batubara

Polda Banten Usut Kasus Pertambangan Batubara Ilegal di Kawasan Perhutani

Jumat, 13 Maret 2026 11:23
Kapolresta Serang Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Kapolresta Serang Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 13 Maret 2026 11:05
Gerakan Pangan Murah

Warga Lebak Serbu Gerakan Pangan Murah, Antre Sambil Panas-panasan

Jumat, 13 Maret 2026 10:36

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ketupat Maung

Operasi Ketupat Maung 2026, 1.123 Personel Gabungan Polresta Tangerang Diterjunkan

by Mulyadi
Jumat, 13 Maret 2026 11:56

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Sebanyak 1.123 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Maung...

mobil

Pemkab Pandeglang Belum Mengeluarkan Larangan Aturan Randis Digunakan Mudik Lebaran

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 13 Maret 2026 11:46

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang belum mengeluarkan aturan terkait larangan penggunaan kendaraan mobil dinas (Randis) aparatur sipil negara...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak