PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras disertai petir mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Cidemang, RT 03 RW 02, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, longsor. Akibatnya, satu rumah milik warga bernama Irsad (70) tertimpa material longsor.
Ketua RW 02, Kelurahan Pandeglang, Adi, mengatakan bahwa musibah itu terjadi pada Senin, 24 Februari 2025, sekira pukul 13.20 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
TPT roboh akibat tanahnya longsor dan menimpa rumah warga.
“Kejadiannya sekitar jam satu siang pas hujan deras dan petir. Tiba-tiba TPT ambruk, kena rumah pak Irsad. Warga langsung panik dan keluar rumah,” ungkap Adi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu rumah warga tertutup material longsoran.
“TPT-nya ambruk berlangsung cepat langsung amblas, Alhamdulillah enggak ada korban, cuma tanahnya menimpa rumah warga,” ujarnya.
TPT yang longsor tersebut memiliki panjang sekitar 18 meter dengan lebar tiga meter. Sementara, kedalaman longsor diperkirakan mencapai tujuh meter.
Akses jalan di sekitar lokasi longsor di Kampung Cidemang, sementara ditutup.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko longsor susulan yang bisa membahayakan warga.
“Iya, jalan sementara kita tutup dulu karena khawatir ada longsor susulan. Warga bersama petugas BPBD langsung membersihkan sisa-sisa material longsor,” terangnya.
Terpisah, Kepala Pelaksan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang,
Riza Ahmad Kurniawan, mwngatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi longsor di Kampung Cidemang untuk melakukan asesmen dan evakuasi material longsor.
“Tim sudah di lokasi untuk asesmen, terutama mengantisipasi longsor susulan. Makanya, akses jalan ke wilayah ini sementara ditutup. Sementara itu, pemilik rumah yang terdampak kami ungsikan ke keluarganya sebagai langkah awal,” ungkap Riza Ahmad Kurniawan, saat dihubungi Radar Banten melalui sambungan telepon, Senin, 24 Fwbruari 2025.
BPBDPK juga berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Sosial (Dinsos), untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Kami koordinasi dengan OPD terkait, termasuk Dinsos, untuk mendukung bantuan bagi korban longsor,” tambahnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan OPD teknis untuk menindaklanjuti kerusakan akibat longsor di Kampung Cidemang.
“Kami juga koordinasi dengan OPD teknis terkait dampak kerusakan akibat bencana ini,” tandasnya.
Editor: Agus Priwandono












