PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sebuah Kapal Tongkang bermuatan penuh batubara kembali terdampar di perairan Pantai Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Kapal Tongkang batubara kembali terdampar akibat kondisi cuaca buruk yang terjadi pada hari Jumat, 7 Maret 2025 dini hari.
Nelayan warga Desa Teluk, Kecamatan Labuan Satibi mengatakan, Kapal Tongkang memuat batubara terdampar dua hari lalu.
“Karena kodisi cuaca keadaan angin barat. Pas malam itu hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi sehingga membuat kapal terhempas ke perairan dangkal,” katanya di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu, 9 Februari 2025.
Satibi mengatakan, saat ini kondisi Kapal Tongkang masih dalam posisi aman. Terlihat lambung kapal masih tegap tidak miring.
“Sehingga muatan batu bara masih aman. Tidak tumpah ke laut,” katanya
Humas PLTU Banten 2 Labuan Shandy Helmi mengungkapkan, informasi diterima olehnya Kapal Tongkang memuat batubara terdampar karena cuaca buruk.
“Dengan lambung kapal tongkang BG Lancar Bahari 301 dan Tugboat Tb Nusa Mas. Dan Shipper (perusahaan pengirim barang) PT. Gel-MRC,” katanya.
Kapal tersebut terdampar karena cuaca buruk. Waktu kejadiannya hari Jumat, 7 Maret dini hari.
“Untuk muatannya masih aman berada di atas tongkang. Dan untuk saat ini stok (batu bara PLTU) masih aman, jadi tidak mengganggu terhadap pasokan listrik di bulan puasa,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











