Home Berita Utama

Gempa Bumi Bayah, Akibat Adanya Subduksi Dua Lempeng di Selatan Banten

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Sabtu, 15 Maret 2025 13:06
in Berita Utama, Lebak
0
Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,2, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Peta gempa Bayah Banten. Foto tangkapan layar BMKG

0
SHARES
120
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan kejadian gempa bumi Magnitudo 5,2 di wilayah selatan Banten tepatnya di Barat Daya Bayah, merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 15 Maret 2025 pukul 6.55 WIB memiliki parameter update Magnitudo 5,0 Skala Richter.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

“Akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” katanya dalam rilis diterima RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 15 Maret 2025.

Gempa bumi yang berpusat di Bayah ini berdampak dan dirasakan di daerah Palabuhan Ratu, Cicurug, Kabandungan, Cidolog, Sukaraja, Simpenan, Bogor, Cianjur, Lebak, Pandeglang dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

“Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Lalu ke daerah Serang, Depok, Tangerang dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah,” katanya.

Di dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi berpusat di Bayah tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Pasca terjadi gempa bumi, BMKG terus melakukan monitoring. Hasil dari monitoring hingga pukul 07.30 WIB, BMKG, belum menunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” katanya. Editor: Mastur Huda

Tags: bayahbmkgBPBDbulan ramadanCikeusikGempa Bumiguncangan kuatKabupaten Lebakkabupaten pandeglangksbProvinsi Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Berkah Ramadan, Perajin Cangkang Ketupat Raup Cuan Melimpah

Next Post

Aplikasi Prohil, Inovasi Pemkot Cilegon Menuju Kota Ramah Lingkungan dan Bebas Sampah

Next Post
Aplikasi Prohil, Inovasi Pemkot Cilegon Menuju Kota Ramah Lingkungan dan Bebas Sampah

Aplikasi Prohil, Inovasi Pemkot Cilegon Menuju Kota Ramah Lingkungan dan Bebas Sampah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kejari Pandeglang Tangani 33 Perkara Kekerasan Perempuan dan Anak

Kejari Pandeglang Tangani 33 Perkara Kekerasan Perempuan dan Anak

by Purnama Irawan
Sabtu, 8 Agustus 2026 10:35
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang menangani 33 perkara tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang Januari hingga...

Pembakaran Gas Air Mata Kedaluwarsa di Mancak Distop, Warga Minta Penanganan Dampak

Pembakaran Gas Air Mata Kedaluwarsa di Mancak Distop, Warga Minta Penanganan Dampak

by Adam Fadillah
Sabtu, 8 Agustus 2026 10:29
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivitas pembakaran amunisi yang disebut sebagai gas air mata kedaluwarsa di Desa Batukuda, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.