TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menegaskan Pemkot Tangsel melarang takbir keliling jelang dan saat lebaran Idul Fitri.
“Saya sudah perintahkan pak Sekda untuk buat surat edaran larangan takbiran keliling untuk diedarkan ke kelurahan dan kecamatan untuk dipatuhi bersama,” ujar Pilar, Rabu 26 Maret 2025.
Pilar mengatakan, takbir keliling banyak mudaratnya, seperti aksi tawuran, kecelakaan dan sebagainya terjadi akibat takbir keliling. “Agar menghindari konflik sosial, kami larang takbir keliling,” ujar Pilar.
Pilar mengatakan, Polres Kota Tangsel bersama TNI dan Sat Pol PP akan melakukan razia jelang lebaran untuk memastikan masyarakat tidak menggelar takbir keliling.
“Kami akan lakukan pelarangan dengan cara-cara humanis ya. Kita beri pengertian agar menghindari konflik sosisal dan sebagainya,” ujarnya.
Menurut Pilar, Pemkot Tangsel telah menggelar rapat koordinasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Kodim dan unsur masyarakat. Rakor bersama digelar untuk memastikan penyelenggaraan lebaran dan mudik berjalan aman.
Menurutnya, dirinya telah menginstruksikan kepada dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap siaga di hari lebaran dan mudik.
“Saya sudah menginstruksikan juga Dinkes dan BPBD untuk tetap stand by di posnya terkait masalah bencana alam dab masyarakat yang berobat tetap dilayani. Jadi kalau ada petugas yang mudik, harus ada gantinya karena pelayanan tidak boleh terhenti,” jelasnya.
Menurut Pilar, terkait stabilitas harga pangan jelang lebaran, sampai saat ketersediaannya masih aman, meski ada beberapa komoditas harganya naik turun.
“Menjelang lebaran ini pasti ada kenaikan permintaan pembeli. Kalau minggu kedua dan ketiga ada penurunan, tapi menjelang lebaran akan ada kenaikan permintaan. Kami terud memantau harganya,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











