KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para petugas haji yang akan mendampingi jemaah pada musim haji 1447 Hijriah.
Pilar menegaskan, petugas haji harus memiliki kondisi yang lebih siap dibandingkan jemaah, baik dari sisi fisik, mental, maupun spiritual. Hal ini penting karena petugas mengemban tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Kalau fisik jatuh, mental juga jatuh. Fisik ini harus dipersiapkan dari sekarang, mumpung masih ada waktu,” ujar Pilar, Kamis 16 April 2026.
Ia menjelaskan, peran petugas tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga pembimbing yang harus siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan, termasuk keberagaman karakter jemaah.
“Petugas harus siap melayani, bukan sebagai jemaah, tetapi sebagai pendamping yang memastikan seluruh proses ibadah berjalan lancar,” tuturnya.
Selain kesiapan fisik dan mental, Pilar juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama bertugas. Para petugas diminta memperhatikan pola makan, asupan cairan, serta menyiapkan obat-obatan dan vitamin.
Tak hanya itu, seluruh petugas juga diwajibkan melengkapi vaksinasi, termasuk vaksin meningitis sebelum keberangkatan.
“Jangan sampai jemaah haji sehat, tetapi petugasnya justru sakit. Karena bapak/ibu berangkat sebagai petugas yang bertugas menjaga jemaah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pilar juga menyoroti peningkatan jumlah jemaah haji asal Tangerang Selatan yang mencapai 1.102 orang pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat seiring bertambahnya kuota kloter keberangkatan dari empat menjadi lima kloter.
Dengan meningkatnya jumlah jemaah, ia meminta petugas haji semakin sigap, disiplin, serta mampu menjalankan standar operasional prosedur (SOP) dengan baik. Selain itu, petugas juga diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika penyelenggaraan ibadah haji yang terus berubah setiap tahun.
Pilar juga berpesan agar petugas menjaga nama baik daerah serta memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal selama proses ibadah berlangsung.
Editor: Mastur Huda










