LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Pantai Sawarna, yang terletak di Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan selama libur Lebaran tahun ini.
Keindahan alam yang mempesona, pasir putih yang bersih, dan air laut yang jernih membuat Pantai Sawarna menjadi pilihan utama bagi keluarga dan pengunjung yang mencari suasana liburan yang tenang dan menyegarkan.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak mencatat tiga pantai favorit yang pertama ditempat kawasan pantai Sawarna, Pantai Bagedur kedua dan Pantai Muara Binuangeun.
Selama libur Lebaran, kawasan pantai yang terkenal dengan pesona alamnya ini mengalami lonjakan jumlah pengunjung. Hal ini terlihat dari padatnya parkiran dan ramai nya pengunjung yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar provinsi Banten.
“Tiga destinasi dengan kunjungan terbanyak, pertama pantai Sawarna 58.426 pengunjung, kedua pantai Bagedur 33.168 pengunjung dan ketiga Muara Binuangeun 23.060 pengunjung,” kata Usep Suparno Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Disbudpar Lebak, dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 9 April 2025.
Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati kegiatan pantai seperti berenang, surfing, hingga menikmati keindahan matahari terbenam di sore hari.
Menurut Kepala Disbudpar Lebak Imam Rismahayadin, menyampaikan ucapan terima kasih juga kepada para wisatawan yang telah memilih Kabupaten Lebak sebagai Destinasi Wisata untuk mengisi liburan idul fitri tahun 2025.
“Harapannya kedepan Kabupaten Lebak akan selalu menjadi tujuan wisatawan karena potensi wisata yang lengkap. Tidak hanya atraksi wisata alam tapi juga banyak atraksi budaya yang bisa dinikmati,” tuturnya.
Ditambahkannya, semoga geliat sektor wisata pada Libur Idul Fitri 1446 Hijriwa tahun 2025 khususnya, bisa memberikan impact pada pertumbuhan ekonomi.
“Khususnya bagi para pelaku UMKM – EKRAF dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak. Sekali lagi, Kami tunggu kedatangan dan kunjungan para wisatawan di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











