PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Cabang Pandeglang atau Samsat Pandeglang mencatat sebanyak 1.182 wajib pajak bayar pajak di hari pertama diberlakukannya program penghapusan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Sebanyak 1.182 wajib pajak yang memanfaatkan program Gubernur Banten melakukan pembayaran PKB untuk jenis kendaraan roda dua dan roda empat.
Kepala UPTD PPD Bapenda Banten Cabang Pandeglang Epy Shafiullah mengatakan, jumlah wajib pajak bayar pajak naik tiga kali lipat di hari biasa.
“Sebelum ada program pemutihan atau penghapusan pokok dan sanksi administrasi PKB, Samsat melayani 300-an WP. Namun di hari pertama diberlakukannya program Gubernur Banten mencapai ribuan orang,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 10 April 2025 malam.
Lebih lanjut Epy menjelaskan, berdasarkan data yang masuk jumlah WP kurang lebih sebanyak 1.182 WP telah bayar pajak. Ini naiknya tiga kali lipat apabila di hari biasa sedangkan kalau setelah libur lebaran kemarin dua kali lipat.
“Dari WP ribuan ini, nilai opsen PKB masuk dalam PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam sehari mencapai Rp199 juta. Kalau dengan BBNKB mencapai Rp300 juta,” katanya.
Opsen PKB dan BBNKB, kurang lebih sebesar Rp300 juta itu langsung di transfer ke kas daerah Kabupaten Pandeglang. Jadi sekarang ini dengan aturan yang baru terkait opsen PKB dan BBNKB itu proses pembagiannya sebesar 66 persen ke kabupaten dan kota dilakukan setiap hari pelayanan.
“Sekarang itu langsung. Ketika selesai pelayanan maka opsen PKB dan BBNKB langsung di ransfer ke kas daerah, tidak mampir di kas daerah provinsi,” katanya.
Apabila dihitung, dari Januari-April ini, nilai opsen PKB dan BBNKB kurang lebih mencapai Rp12 Miliar.
“Itu sudah masuk ke kas daerah. Untuk datanya tercatat di Bapenda Pandeglang,” katanya.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Bapenda Kabupaten Pandeglang Yunisa mengatakan, target opsen PKB Rp35.133.428.552 dan Opsen BBNKB Rp41.350.621.981.
“Realisasi opsen PKB sebelum program Gubernur diberlakukan Rp6,1 Miliar dan target opsen PKB Rp5,7 Miliar,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











