SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengisian jabatan Sekda Banten sedang dalam proses. Meskipun begitu, sudah ada beberapa nama pejabat eselon II Pemprov Banten yang mencuat sebagai calon Sekda Banten.
Aroma persaingan untuk memperebutkan kursi panglima ASN di Banten itu juga terasa di kalangan pejabat.
Bahkan, ada salah satu pejabat eselon II yang menyebut bahwa ada yang berambisius menjadi Sekda Banten, sehingga takut pejabat lainnya menjadi saingannya.
Beredar kabar kalau Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, bakal menunjuk Sekda Banten definitif bulan ini.
Diketahui, saat ini, jabatan Sekda Banten diisi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Nana Supiana, sebagai Pj Sekda Banten.
Jabatan definitif Sekda Banten telah kosong sejak Al Muktabar dilantik sebagai Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintah dan Pemerataan Pembangunan di Sekretariat Wakil Presiden, Kementerian Sekretaris Negara RI,] pada akhir November 2024 lalu.
Al Muktabar sendiri dilantik sebagai Sekda Banten pada 27 Mei 2019 silam, saat Pemprov Banten dipimpin Gubernur Banten periode 2017-2022 Wahidin Halim.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, M Faizal, pun berharap proses pemilihan Sekda Banten berjalan transparan.
Meskipun sedang dalam proses, ia berharap, para pejabat eselon II tetap fokus melaksanakan tugas dan fungsinya.
“Sekda itu dipilih oleh gubernur, maka fokus saja bekerja agar berkinerja baik di mata gubernur, bukan saling sikut dan menjatuhkan,” ujar Faizal.
Kata dia, seorang Sekda Banten harus yang berjiwa besar dan dapat berkoordinasi dengan seluruh OPD yang ada di lingkup Pemprov Banten. Sehingga, tak perlu saling menjatuhkan satu sama lain karena nanti harus dapat berkoordinasi.
Faizal berharap, Sekda Banten nanti dapat berinovasi untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Selain itu, pejabat eselon I itu harus mempunyai komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, sehingga mampu membawa program pemerintah pusat ke Banten.
Editor: Agus Priwandono











