TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menilai salah satu penentu keberhasilan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah peran Dewan Hakim.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada pengukuhan Dewan Hakim MTQ XII Provinsi Banten di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Sabtu 26 April 2025.
“Dewan Hakim yang menentukan skor atau nilai bagi peserta karena nanti hasil dari MTQ XXII Provinsi Banten akan dibawa ke MTQ tingkat nasional. Oleh sebab itu hasilnya jangan sampai keliru,” ungkap Dimyati.
Soal penilaian, Dimyati membandingkan dengan sistem manajemen pemerintahan yang menggunakan CAT atau computer assisted test.
“Begitu yang bersangkutan tes, saat ini juga nilainya keluar. Tapi ini kan sulit kalau untuk MTQ karena penilaian tergantung pendengaran, juga harus mendapatkan kesepakatan dan lainnya,” ungkap Dimyati.
Kata Dimyati, kemenangan di ajang MTQ merupakan gengsi bagi sebuah daerah. Tapi bagi Provinsi Banten, siapa pun pemenangnya sama. “Karena semua anaknya,” ungkapnya.
Melalui MTQ, ia berharap agar semua warga belajar Al-Qur’an, menjadi orang yang hapal Quran dan tahu maknanya.
Perihal belajar dan menghapal Al-Quran, kata Dimyati, godaan sekarang adalah handphone. Orang lebih senang skrol-skrol layar handphone melihat TikTok sampai lupa waktu.
Untuk itu, ia menekankan anak-anak harus belajar Al-Qur’an agar menjadi anak yang sukses dan menjadi anak-anak yang beriman.
Karena itu, kunci utama yang harus berjalan adalah pembinaan. Pertama oleh pemerintah. Kedua ulama. Ulama yang ada di dalam naungannya NU, Muhammadiyah, Mathla’ul Anwar, Persis, dan banyak organisasi-organisasi lainnya. Ketiga adalah orang tua dan masyarakat.
MTQ XXII tingkat Provinsi Banten diselenggarakan di Kabupaten Tangerang yang dipusatkan Puspemkab Tigaraksa pada 25-30 April 2025. Pembukaan pada Sabtu malam, 26 April 2025 di Alun-alun Puspemkab Tigaraksa.
Editor: Mastur Huda

