LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengajak organisasi masyarakat (ormas) untuk berkolaborasi dalam membangun daerah melalui Posyandu. Menurutnya, Posyandu merupakan salah satu wadah yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pendidikan.
“Tugas Posyandu ini kan sangat luas, kedepannya kami ingin melibatkan Ormas untuk menjadi anggota Posyandu,” kata Belia di sela Sosialisasi Kegiatan 10 Program PKK, di SMKN 1 Rangkasbitung, Selasa 3 Juni 2025.
Karena kata Belia, Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), merupakan konsep baru di mana Posyandu tidak hanya fokus pada bidang pelayanan kesehatan, tetapi juga bidang lain seperti sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pendidikan, dan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
“Artinya menangani ini harus membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Belia.
Posyandu sendiri merupakan wadah yang dibentuk untuk memantau tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pendidikan. Melalui Posyandu, masyarakat dapat memperoleh informasi dan pengetahuan tentang kesehatan dan pendidikan, serta dapat memantau tumbuh kembang anak secara lebih efektif.
Belia juga mengajak ormas untuk berkolaborasi dengan TP PKK Lebak dalam membangun daerah melalui Posyandu. Lebih lanjut Belia menuturkan sosialisasi bertujuan mengkolaborasikan kegiatan-kegiatan PKK dengan program pemerintah, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis.
“Jadi dalam satu kegiatan bisa merangkul semua program, tentu salah satu tujuannya dalam rangka efisiensi dan efektivitas,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Lebak, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











