PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Eka Supriatna, menyebut bahwa angka anak tidak sekolah dari SMP ke jenjang SMA sederajat di Kabupaten Pandeglang masih tinggi.
Berdasarkan hasil riset anak tidak sekolah melanjutkan ke jenjang SMA sederajat setelah lulus SMP itu hampir 40-50 persen.
Menurut Eka Supriatna, terkait bicara anak putus sekolah tingkat SD ke jenjang SMP dan jenjang SMA ini banyak sebabnya.
“Tapi sebagian besar karena kemiskinan. Terutama anak tidak sekolah melanjutkan dari lulus SMP ke tingkat SLTA,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 9 Juni 2025.
Anak-anak setelah lulus SMP itu, angka melanjutkan pendidikannya rendah.
“Maka itu sebagai solusi ini, perlu sosialisasi tentang pentingnya anak mengikuti pendidikan non formal, seperti Paket B dan C di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) ini bisa membantu mereka untuk mendapatkan paket ijazah. Dan bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.
Selain itu, Eka mendukung dan mendorong kepada ponpes-ponpes salafi bisa bekerja sama dengan PKBM-PKBM yang ada di sekitarnya.
“Sehingga mereka bisa mengenyam pendidikan agama serta memiliki ijazah formal begit,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











