SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah melalui perjuangan panjang, Banten akhirnya resmi berdiri sebagai provinsi ke-30 di Indonesia pada 4 Oktober 2000. Di balik keberhasilan ini, nama Tryana Sam’un disebut sebagai salah satu tokoh utama yang memperjuangkan pemekaran Banten dari Jawa Barat.
Tryana Sam’un merupakan sosok pejuang yang sejak era Orde Baru telah menyuarakan aspirasi masyarakat Banten.
Ia percaya bahwa Banten memiliki identitas sejarah, budaya, dan potensi ekonomi yang layak untuk berdiri sendiri sebagai provinsi.
Tryana Sam’un bukan hanya dikenal sebagai pejuang pemekaran Banten, tapi juga sebagai politisi nasional yang pernah duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Pertimbangan Agung (DPA).
Ia dikenal vokal dalam menyuarakan kepentingan daerah, khususnya tanah kelahirannya di ujung Barat Pulau Jawa.
Selama bertahun-tahun, Tryana Syam’un menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Ia mendekati tokoh agama, budayawan, dan generasi muda untuk menyatukan suara dan menyusun argumentasi kuat untuk disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
Ia meyakinkan bahwa pemekaran bukan semata kepentingan politik, melainkan bentuk keadilan pembangunan.
Perjalanan panjang itu tidak mudah. Penolakan, tekanan politik, dan minimnya dukungan birokrasi menjadi tantangan tersendiri.
Namun, semangat Tryana Syam’un tak pernah padam. Ia terus bergerak, berjuang melalui jalur resmi dan informal, hingga akhirnya dukungan terhadap pembentukan Provinsi Banten semakin kuat dari berbagai kalangan.
Sejarah mencatat, bahwa nama Tryana Sam’un akan selalu menjadi bagian dari fondasi berdirinya Provinsi Banten.
Tahun ini, Provinsi Banten akan memasuki usia ke-25 tahun.
Editor: Agus Priwandono











