SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Isu pengembalian berkas seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Banten oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ditepis tegas oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Ia memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.
“Gak ada itu (pengembalian berkas-red), baru kita anter, masa dibalikin. Saya pastikan itu hoax,” tegas Andra, saat ditemui di SMKN 1 Kota Serang, Senin, 16 Juni 2025.
Menanggapi kemunculan isu tersebut, Pengamat Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ahmad Sururi, menilai beredarnya informasi hoaks ini mengindikasikan adanya persaingan tidak sehat dalam proses seleksi Sekda Banten.
“Munculnya isu-isu negatif belakangan ini yang tidak berdasarkan fakta dan mencoba memengaruhi proses seleksi jelas merugikan dan merusak citra Banten,” ujar Sururi.
Ia menyoroti bahwa penyebaran kabar tidak benar yang menyudutkan panitia seleksi (Pansel) atau calon tertentu berpotensi mengganggu integritas proses yang sedang berjalan.
“Mendiskreditkan Pansel Sekda Banten dengan menyebarkan informasi bahwa Kemendagri mengembalikan pengajuan seleksi adalah tidak benar dan tidak terverifikasi,” tegasnya.
Sururi juga menegaskan pentingnya kepercayaan terhadap integritas dan profesionalisme panitia seleksi yang bertugas menjalankan proses administrasi secara objektif dan tanpa intervensi politik.
“Kita percaya integritas dan kompetensi Pansel Sekda Banten dalam menjalankan tugas-tugas administratif tanpa ada intervensi politis,” tambahnya.
Ia mengimbau seluruh pihak untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menyikapi isu-isu sensitif seperti ini.
“Ini penting sehingga semua pihak diharapkan tidak gegabah berkomentar di media,” tandas Sururi.
Isu hoaks yang berkembang belakangan ini dinilai tidak hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga mencederai upaya pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan profesional.
Editor: Merwanda











