SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah resmi ditunjuk sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23 pada 23 Juni 2025, Zulkifli Syukur langsung mendampingi Gerald Vanenbrug. Mereka bersama-sama memimpin latihan di Stadion Utama Glora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Zulkifli menganggap, penunjukannya di Timnas Indonesia U-23 merupakan sebuah tugas negara.
Pelatih kelahiran Makassar, 3 Mei 1984, itupun berharap, tugasnya menjadi ladang amal pahala baginya.
Legenda hidup PSM Makassar itu dinilai mempunyai kualifikasi dan kemampuan untuk mendampingi Vanenbrug mengasah talenta Garuda Muda.
Zulkifli juga sempat menjadi pelatih sepak bola Sulawesi Tengah pada PON 2024, yang sempat viral usai timnya kalah walk out (WO) pada pertandingan yang dipimpin wasit kontroversial, Eko Agus Sugih Harto, saat melawan Aceh di perempat final cabor sepak bola PON 2024.
Apalagi, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi sejumlah turnamen bergengsi dalam waktu dekat, termasuk Piala AFF U-23 2025 yang bakal digelar di Jakarta dan Bekasi pada pertengahan Juli mendatang.
Ini menjadi pengalaman pertama bagi Zulkifli Syukur saat bergabung di Timnas bukan sebagai pemain, melainkan sebagai bagian dari staf pelatih.
“Bismillah, semoga amanah baru ini menjadikan ladang pahala buat saya pribadi dan keluarga. Aamiin,” tulis Zulkifli di akun instagram pribadinya, Kamis, 26 Juni 2025.
Profil Zulkifli Syukur
Zulkifli Syukur mengawali karier sepak bola dengan memperkuat Persim Maros pada 2005-2006.
Kemudian, Zulkifli pindah ke PKT Bontang, Persmin Minahasa, Arema, Persib Bandung. Dan, Mitra Kukar, Borneo FC, PSM Makassar hingga 2022.
Di PSM Makassar, Zulkifli akhirnya memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola pada 1 Juli 2023.
Zulkifli sempat menukangi tim Sulteng di PON 2024 dan membawa tim Sulteng lolos ke PON 2024 hingga akhirnya terhenti karena kalah WO dari Aceh di perempat final.
Editor: Agus Priwandono











