PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang akan menggulirkan program pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat dari keluarga miskin.
Kepala Disnakertrans Pandeglang Mohamad Kabir mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan di sektor informal.
“Ada tiga jenis pelatihan, pelatihan akan digelar di tiga lokasi, yaitu di Kecamatan Majasari di Desa Pagar Batu, kemudian Kecamatan Kaduhejo di Desa Cempaka dan Desa Saninten,” ungkap Mohamad Kabir saat ditemui di Setda Pandeglang, Senin 30 Juni 2025.
Dijelaskannya, setiap kelas pelatihan hanya akan diisi 15 orang peserta. Meski demikian, anggaran yang dialokasikan tetap Rp40 juta per kelas, yang diperuntukkan bagi warga miskin.
Adapun bidang keterampilan yang ditawarkan tahun ini meliputi pelatihan tata boga, barber shop, serta rias wajah (MUA). Program ini dijadwalkan akan dimulai pada bulan depan, setelah proses seleksi peserta rampung.
“Pelaksanaannya nanti di bulan depan (Juli) mulainya,” sambungnya.
Kabir menegaskan bahwa calon peserta diseleksi secara ketat, dengan mempertimbangkan latar belakang ekonomi dan kemauan untuk belajar.
“Kita seleksi dari keluarga yang benar-benar miskin dan punya kemauan tinggi. Pelatihan ini memang untuk mereka yang mau belajar dan bisa langsung mempraktikkan ilmunya di masyarakat,” jelasnya.
Ia mencontohkan manfaat pelatihan MUA yang dinilai bisa langsung diaplikasikan dalam kegiatan sosial seperti acara kenaikan kelas di sekolah maupun acara wedding alias pernikahan.
“Daripada bayar ke salon mahal, warga yang sudah kami latih bisa bantu rias anak-anak saat acara sekolah untuk bisa di dandanin. Itu kan langsung bermanfaat,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda

