CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah tiga hari tidak mengalir, pasokan air bersih dari PDAM akhirnya kembali normal ke rumah-rumah warga di Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber dan Lingkungan Semendaran, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Senin 30 Juni 2025.
“Ya, alhamdulillah sudah ada sekarang mah, baru tadi pagi ada,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin 30 Juni 2025.
Sebelumnya, sejak Sabtu 28 Juni 2025, ratusan warga di dua lingkungan tersebut kesulitan air bersih akibat pipa distribusi rusak diduga terdampak pekerjaan proyek pelebaran jalan tol.
Selama krisis, warga hanya bisa mengandalkan bantuan air dari mobil tangki PDAM yang datang satu kali dalam sehari.
“Ya, dari Rabu diumumin di masjid katanya air bakal mati. Tapi ternyata Rabu, Kamis, Jumat itu masih ngalir walaupun kecil. Nah pas Sabtu pagi bener-bener mati total,” ujar salah satu warga Karang Tengah saat diwawancarai Radar Banten, Minggu 29 Juni 2025 malam.
Menurutnya, selama air mati, warga yang tidak memiliki sumur terpaksa “ngangsu” atau menimba air ke rumah tetangga. Bahkan, yang memiliki sumur pun kesulitan karena persediaan air terbatas.
“Bantuan PDAM datang, tapi cuma satu mobil. Warga rebutan isi galon dan ember. Jelas enggak cukup,” katanya.
Sebelumnya, pihak PDAM sendiri telah memberikan pengumuman mengenai informasi gangguan pelayanan air bersih yang dikeluarkan pada Minggu 29 Juni 2025.
Dalam keterangan tertulis yang diterima warga, PDAM menjelaskan adanya pipa bocor di Semendaran dua titik akibat pelebaran jalan tol.
Editor: Mastur Huda











