SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni menekankan akan serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Banten 2025. Kata Andra, APBD harus diserap dengan menyasar secara langsung kebutuhan warga Banten.
“Kita ingin lebih maksimal dalam mengeksekusi setiap gagasan yang kita munculkan untuk melayani masyarakat. Bahwasannya, setiap anggaran harus dapat berdampak bagi warga Banten,” kata Andra Soni, usai melakukan evaluasi kinerja 100 hari kerja di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa 1 Juli 2025.
Dikatakannya, evaluasi kinerja dilakukan dalam upaya menyelaraskan capaian awal dengan target pembangunan jangka panjang Provinsi Banten.
Bagi Andra, masa 100 hari kerja ini bukanlah sebuah pencapaian yang perlu dirayakan secara simbolik. Sebaliknya, ia menyebutnya sebagai tonggak awal untuk mengukur harapan rakyat, serta menyusun langkah-langkah strategis ke depan yang lebih realistis dan berdampak.
“100 hari ini adalah cara kita mengukur bagaimana harapan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Banten. Ini menjadi tolok ukur awal agar perencanaan tahun-tahun berikutnya bisa lebih efektif dan terarah,” ujarnya.
Ia menilai serapan anggaran dan pendapatan daerah harus berjalan seiring, agar kinerja birokrasi tidak hanya tertib administrasi, tapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas dinas dalam menyusun dan mengeksekusi program. Ia mencontohkan, pembangunan sektor pariwisata tidak cukup hanya dibebankan kepada dinas pariwisata, melainkan harus terintegrasi dengan dinas pekerjaan umum, lingkungan hidup, hingga UMKM.
“Pemahaman kolektif ini sudah mulai terbentuk. Semua OPD harus sadar bahwa tidak ada misi yang bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” tegas Andra.
Di akhir pernyataannya, Andra menyampaikan bahwa kerja-kerja birokrasi masih panjang, dan ia berharap seluruh jajarannya dapat segera menindaklanjuti hasil evaluasi dengan peningkatan kinerja nyata. “Setelah ini, kami akan terus melaksanakan pekerjaan yang belum diselesaikan. Evaluasi bukan akhir, tapi awal untuk kerja lebih baik,” tegasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya

