TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Meluapnya Sungai Sabi di Kecamatan Curug hingga ke ruas tol Tangerang-Bitung pada Sabtu sore 28 Juni 2025 kemarin membuat Pemkab Tangerang mengusulkan sungai tersebut untuk segera direhabilitasi oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) pada Dirjen SDA Kementerian PUPR.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Iwan Firmansyah mengatakan bahwa untuk penanggulangan banjir untuk wilayah Kecamatan Curug dan Kelapa Dua yang disebarkan meluapnya Sungai Sabi, pihaknya akan mengusulkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) pada Dirjen SDA Kementerian PUPR untuk dilakukan rehabilitasi.
Pasalnya kata Iwan, Sungai Sabi tersebut saat ini terjadi pedangkalan dan penyempitan. Sehingga tidak bisa menampung curah hujan yang cukup deras.
“Iya, kami sedang mengusulkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) pada Dirjen SDA Kementerian PU untuk segera merehabilitasi Sungai Sabi tersebut karena memang saat ini sudah terjadi pedangkalan dan penyempitan,”ujar Iwan, Selasa 1 Juli 2025.
Selain itu kata Iwan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi kepada Pemkot Tangerang. Sebab katanya, Sungai Sabi melintasi wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang hilirnya.
“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan Pemkot Tangerang, karena irisan Sungai Sabi melintasi wilayah tersebut,” terang Iwan.
Dikatakan Iwan, terkait banjir akibat anak Sungai Sabi pada Sabtu 28 Juni 2025 ke ruas tol Tangerang-Bitung dikarenakan curah hujan pada waktu itu intensitasnya sangat tinggi dan durasinya yang cukup lama.
Sehingga kata Iwan, Sungai Sabi tersebut tidak bisa menampung debit air hujan tersebut yang cukup tinggi.
“Namun alhamdulillah, pada kemarin hari tim kami telah ke lapangan yakni ke Kecamatan Curug dan Kecamatan Kelapa Dua. Dimana air sudah berangsur surut,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











