LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam upaya bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lebak terus melakukan penguatan terhadap peternak lokal.
Upaya penguatan terhadap peternak lokal melalui Bimbingan teknis (Bimtek) budi daya peternak domba.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
kapasitas dan pengetahuan kelompok ternak lokal dalam mengelola usaha peternakan domba secara berkelanjutan dan produktif,” kata Kepala Disnakkeswan Lebak Rahmat Yuniar, Sabtu 5 Juli 2025.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan. “Semoga langkah ini menjadi awal dari perubahan positif yang berdampak luas bagi masyarakat kabupaten Lebak,” katanya.
Dia mengatakan, tahun 2025 ini, Pemkab Lebak mendapat bantuan program The Development of Integrated Farming System in Upland Area (Upland) untuk pengembangan ternak domba. Melalui Upland Project ini, pihaknya berharap adanya peningkatan produktivitas peternakan masyarakat, mulai dari pengembangan on-farm hingga off-farm.
“Untuk tahun 2025 ini Uplad Project ada 13 kelompok ternak mendapat bantuan program upland dan di tahun 2025 ada 13 kelompok ternak. Dimana, setiap kelompok ternak mendapat bantuan berupa 40 domba betina garut dan 4 domba garut jantan,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya juga selama ini terus melakukan pembinaan kelembagaan kelompok-kelompok peternak besar maupun kecil secara berkesinambungan agar bisa meningkatkan populasi dan produksi ternak.
“Padahal bila dikelola dengan baik, ternak ini selain mampu meningkatkan ekonomi peternak juga mampu menjaga kebutuhan daging di Lebak,” kata Rahmat.
Editor: Abdul Rozak

