LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Girimukti di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, resmi ditetapkan sebagai salah satu dari empat lokasi Kopdes percontohan di Provinsi Banten.
Tiga Kopdes Merah Putih lainnya yang ditetapkan menjadi model pengembangan koperasi adalah di Desa Kota Bumi, Kota Cilegon; Desa Ranjeng, Kabupaten Serang; dan satu desa di Kabupaten Tangerang.
Penetapan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Asep Wahyudin, mengatakan Kopdes Merah Putih Girimukti dipilih sebagai mock up atau percontohan karena koperasi di desa tersebut sudah menjalankan roda organisasi secara aktif.
“Mereka sudah punya struktur jelas, bahkan mulai melakukan kolaborasi antar lembaga. Itu yang membuat Kopdes Girimukti unggul dibanding desa lainnya,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 20 Juli 2025.
Ia menyebutkan, penunjukan Girimukti sebagai lokasi launching Kopdes Merah Putih merupakan bentuk apresiasi sekaligus pemicu semangat bagi desa-desa lainnya.
“Kami ingin Girimukti jadi model inspiratif, bagaimana koperasi bisa tumbuh dari desa, dikelola warga sendiri, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan,” tambahnya.
Asep menuturkan bahwa dengan adanya Kopdes aktif seperti Girimukti, Pemkab Lebak optimistis koperasi desa mampu menjawab tantangan ekonomi lokal, termasuk membuka akses permodalan dan menciptakan lapangan kerja.
“Kalau ini berjalan baik, maka kita tidak hanya bicara koperasi sebagai formalitas, tapi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang sesungguhnya,” pungkasnya.
Kopdes Girimukti sebagai lokasi percontohan diharapkan bisa menjadi titik tolak bangkitnya gerakan koperasi desa di Banten, khususnya di Lebak.
Keberhasilan ini menjadi simbol bahwa ekonomi kerakyatan masih relevan dan mampu menjawab kebutuhan zaman jika dijalankan dengan keseriusan dan komitmen bersama.
Editor: Agus Priwandono











