SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang telah menganggarkan dana Rp 2,3 miliar. Uang itu untuk pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di kawasan Stadion Maulana Yusuf (MY).
Sementara ini, kios para pedagang yang berada di dalam area stadion telah ditertibkan untuk penataan kawasan stadion.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi menyebut, pembangunan kios baru segera dilakukan.
“Saat ini sudah masuk masa tender dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,3 miliar. Targetnya akhir Juli mulai dibangun,” ucap Zeka, Minggu, 20 Juli 2025.
Kios baru yang akan dibangun berjumlah 154 unit dan berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.
Desain bangunan dirancang lebih tertib, bersih, dan legal agar memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
Menurut Zeka, kios akan dibagi berdasarkan jenis usaha.
Pedagang makanan di tempat akan menempati satu kios per orang, sedangkan pedagang take away bisa berbagi satu kios dengan dua hingga empat pedagang lain.
“Kita sesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan,” jelasnya.
Seluruh kios akan dilengkapi fasilitas listrik masing-masing, sehingga pedagang tidak perlu bergantung pada sambungan ilegal.
“Kita pasang kWh meter di setiap kios agar penggunaannya adil dan transparan,” ujarnya.
Pedagang akan dikenakan retribusi resmi sebesar Rp 3.000 per meter persegi per hari. Jika ukuran kios 2×3 meter, maka total retribusi per bulan sekitar Rp 540.000.
“Tidak ada lagi pungutan liar, semua dikelola pemerintah,” tegas Zeka.
Editor: Agus Priwandono











