SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang masih bergantung pada dana transfer dari Pemerintah Pusat. Ketergantungan fiskal ini membuat Pemkot Serang harus putar otak demi meningkatkan PAD.
Walikota Serang, Budi Rustandi, mengakui bahwa APBD Kota Serang masih sangat bergantung pada dana transfer dari Pemerintah Pusat, dengan nilai mencapai Rp 1 triliun lebih.
“Kita masih bertumpu pada dana transfer pusat yang jumlahnya lebih dari Rp 1 triliun,” tegasnya, Minggu, 20 Juli 2025.
Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, Pemkot Serang tengah fokus menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penetapan zona wilayah yang masih dalam proses di kementerian.
“Kunci peningkatan PAD ada di penataan ruang wilayah. Kalau ini bisa dimaksimalkan, investasi akan masuk dan PAD Kota Serang bisa meningkat,” jelas Budi.
Ia pun optimistis jika optimalisasi zonasi wilayah berjalan lancar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang akan mengalami kenaikan signifikan.
“Insya Allah, tahun 2026 kita bisa mencapai kenaikan PAD sekitar Rp 200 miliar,” ucapnya.
Editor: Agus Priwandono

