• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tangerang

UIN Jakarta Bentuk Komite Etik Penelitian, Tegaskan Komitmen terhadap Riset yang Bertanggung Jawab

Aas Arbi by Aas Arbi
Minggu, 20 Juli 2025 07:52
in Tangerang
0
UIN Jakarta Bentuk Komite Etik Penelitian, Tegaskan Komitmen terhadap Riset yang Bertanggung Jawab
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola riset dengan membentuk Komite Etik Penelitian (KEP), yang berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). 

Komite ini akan berfungsi sebagai Institutional Review Board yang mengkaji kelayakan etis setiap proposal penelitian yang melibatkan manusia, data sensitif, maupun risiko sosial tertentu.

Ketua LP2M UIN Jakarta, Prof. Amelia Fauzia, menjelaskan bahwa keberadaan KEP bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan instrumen penting dalam menjaga standar etika riset kampus. Ia menegaskan bahwa UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama yang membentuk komite etik formal lintas bidang.

“Dengan keberagaman program studi, termasuk kedokteran, psikologi, dan keislaman, kami membutuhkan mekanisme etik yang terstruktur. Banyak topik riset memerlukan ethical clearance agar hasilnya tak hanya valid, tapi juga aman dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Sabtu, 19 Juli 2025.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, menambahkan bahwa penguatan dimensi etik dalam riset menjadi bagian dari komitmen institusi terhadap mutu dan integritas akademik. Ia juga berharap keberadaan KEP mendorong budaya riset yang lebih kolaboratif, terbuka, dan taat asas.

“Etika bukan urusan administratif belaka, tapi fondasi kepercayaan publik terhadap kampus. Saya berharap kehadiran komite ini bisa memandu para peneliti agar tidak hanya inovatif, tapi juga bertanggung jawab secara sosial,” ujar Asep.

Ketua KEP, Prof. Bambang Suryadi, menegaskan bahwa komite tidak menilai substansi ilmiah penelitian, tetapi berfokus pada aspek kelayakan etis, terutama dalam perlindungan terhadap subjek dan dampak sosial dari penelitian yang dilakukan.

 “Penilaian kami lebih kepada mitigasi risiko. Apakah subjek mendapat informasi cukup? Apakah ada tekanan? Apakah hak-haknya dijamin?” jelasnya.

Untuk menjamin relevansi dan ketepatan penilaian, KEP dibentuk berdasarkan klaster keilmuan. Komite ini terdiri dari pakar lintas disiplin, seperti Prof. Irma Nurbaeti (Ilmu Kesehatan), dr. Mahesa Paranadipa Maikel (Kedokteran), Prof. Lily Surayya Eka Putri (Sains dan Teknologi), serta Dr. Mutiara Pertiwi dan Dr. Windy Triama (Sosial dan Humaniora).

Kehadiran KEP juga dinilai krusial dalam konteks kolaborasi internasional. Dalam forum diskusi akademik, Prof. Minako Sakai dari University of New South Wales menekankan pentingnya etika dalam riset global. Ia mencontohkan bahwa banyak lembaga mitra di luar negeri mewajibkan adanya ethical approval sebelum proyek riset dimulai.

“Di tingkat global, pertanyaan pertama mereka adalah: sudah dapat persetujuan etik belum? Tanpa itu, kerja sama sulit dilanjutkan,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa peneliti juga harus mulai membangun kepekaan etis, bukan hanya karena tuntutan regulasi, tetapi sebagai bentuk empati akademik terhadap masyarakat yang mereka teliti.

Prof. Minako menyebut, pendekatan etik yang kuat juga memperkuat kredibilitas institusi. “UIN Jakarta telah mengambil langkah penting. Ini bukan hanya soal standar, tapi juga reputasi,” tegasnya.

Melalui pembentukan KEP pada Jumat, 18 Juli 2025, yang dipimpin langsung oleh  Prof. Asep Saepudin Jahar, UIN Jakarta kini tidak hanya memperkuat infrastruktur riset, tetapi juga mengirim sinyal bahwa kampus ini siap bersaing dalam iklim akademik yang semakin menuntut tanggung jawab ilmiah yang tinggi.

Editor: Aas Arbi

Tags: KampusLP2M UIN JakartapenelitianPerguruan TinggiRisetUIN JakartaUIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Fajar/Fikri Gugur di Perempat Final Japan Open 2025, Ganda Putra Indonesia Masih Tanpa Gelar

Next Post

Striker Muda Prancis Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool

Next Post
Striker Muda Prancis Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool

Striker Muda Prancis Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mobil Pickup Angkut 20 Siswa di Pandeglang Terbalik, Satu Orang Meninggal Dunia

by Purnama Irawan
Minggu, 16 Agustus 2026 18:37
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Seorang siswa SD Negeri Lebak 3, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal sebuah...

Tiga Wilayah di Pulomerak Cilegon Terdampak Kekeringan, MD KAHMI Kota Cilegon Salurkan Bantuan Air

by Adam Fadillah
Minggu, 16 Agustus 2026 18:36
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Semangat kemerdekaan tak hanya dimaknai melalui upacara dan perayaan. Di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.