KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabar baik datang untuk para orangtua siswa di Kabupaten Tangerang. Mulai tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjanjikan bantuan pembayaran SPP untuk siswa SD dan SMP swasta.
Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, saat bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Sabtu 26 Juli 2025. Dalam dialog bersama warga, Maesyal menegaskan bahwa Pemkab tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya lewat bidang pendidikan.
“Alhamdulillah mulai tahun 2025, SD dan SMP swasta mulai kita bantu SPP-nya. InsyaAllah kita upayakan ke depan semuanya bisa gratis, agar tidak ada anak usia sekolah yang tidak sekolah hanya karena alasan biaya,” ujar Maesyal di hadapan warga.
Menurut Maesyal, skema bantuan akan dilakukan secara bertahap, sejalan dengan kemampuan fiskal daerah. Tujuannya, tak lain agar seluruh anak usia sekolah bisa mengakses pendidikan dasar tanpa kendala biaya—baik di sekolah negeri maupun swasta.
Meski kewenangan pendidikan tingkat menengah berada di tangan Pemprov Banten, Pemkab Tangerang tidak tinggal diam. Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong pembangunan SMA dan SMK negeri, terutama di daerah padat penduduk seperti Pasar Kemis.
“Meskipun kewenangan sekolah SMA dan SMK sederajat itu di tingkat provinsi, tapi kita terus berkoordinasi dan terus meminta kepada Provinsi Banten untuk menambah sekolah-sekolah SMA SMK negeri di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah padat penduduk. Kalau perlu, Pemerintah Kabupaten Tangerang yang menyiapkan tanahnya dan provinsi yang melakukan pembangunannya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan bahwa dialog seperti ini penting dilakukan secara rutin. Bukan hanya soal pendidikan, warga juga menyampaikan usulan pembangunan jalan lingkungan hingga perubahan lokasi proyek.
“Seperti pembangunan jalan lingkungan, serta rencana pengalihan lokasi kegiatan pembangunan yang masuk dalam perubahan anggaran tahun berjalan,” pungkas Maesyal.
Program bantuan SPP untuk sekolah swasta ini diharapkan dapat menekan angka putus sekolah dan memberi ruang pendidikan yang lebih merata, terutama bagi keluarga yang tidak mampu menyekolahkan anaknya di sekolah negeri karena keterbatasan kuota atau jarak lokasi.
Editor : Merwanda












