PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Gelanggang Olahraga (GOR) Cikupa Pandeglang akhirnya resmi digunakan untuk pertama kalinya dalam ajang turnamen bola basket Bupati Cup 2025.
Turnamen ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Asisten Daerah II Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Pandeglang, Doni Hermawan, mengatakan bahwa pelaksanaan turnamen ini merupakan hasil inisiasi dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang.
“Basket ini adalah bagian dari Bupati Cup yang juga dirangkaikan dengan HUT RI ke-80. Kebetulan diinisiasi oleh Disdikpora sehingga bisa kita laksanakan,” kata Doni saat ditemui di lokasi, Selasa 5 Agustus 2025.
Menurut Doni, turnamen ini menjadi momentum penting untuk menggali potensi atlet-atlet muda di Pandeglang, sekaligus mengenalkan GOR Cikupa sebagai pusat kegiatan olahraga di kabupaten tersebut.
“Insya Allah ini jadi kegiatan rutin ke depan, khususnya untuk cabang olahraga. Saat ini Disdikpora baru mengagendakan dua cabang, yaitu basket dan futsal. Tapi ke depan, arahan Ibu Bupati juga ingin ada voli, bulutangkis, maupun tenis meja,” ujarnya.
GOR Cikupa sendiri merupakan fasilitas baru yang belum lama selesai dibangun dan kini mulai dimanfaatkan. Meski masih dalam proses rehabilitasi sebagian, fasilitas ini sudah siap digunakan untuk berbagai kejuaraan.
“Ini baru pertama kali digunakan untuk pertandingan bola basket. Alhamdulillah, GOR ini akhirnya bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk basket, futsal, dan voli,” jelasnya.
Doni juga menilai keberadaan GOR ini akan sangat menunjang kesiapan atlet-atlet Pandeglang dalam mengikuti ajang kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
“Kalau nanti kita bertanding di luar, misalnya di Popda atau Porkab, kita enggak punya alasan lagi karena sekarang sudah punya lapangan yang layak,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut GOR Cikupa akan menjadi pusat keramaian olahraga baru di Pandeglang karena dilengkapi dengan fasilitas olahraga lainnya seperti lapangan tembak dan panahan.
“GOR ini lokasinya juga strategis, dekat dengan pusat kota, akses mudah, bisa naik angkot atau ojek, dan suasananya asri. Teman-teman dari Serang dan Tangerang juga sudah datang dan menilai GOR kita ini lebih representatif dibandingkan Serang, Cilegon, atau Lebak,” ucapnya.
Doni juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung tumbuhnya prestasi atlet lokal, salah satunya dengan menghadirkan regulasi dan kompetisi yang berkelanjutan.
“Kalau enggak ada kompetisi, mereka juga enggak bisa berkembang. Pemerintah pasti akan membuat regulasi agar pertandingan di berbagai cabang terus berjalan,” tutupnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











