LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Alwi Farhan dipastikan tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2025. Ini berkah bagi Alwi akibat Viktor Axelsen (Denmark) mundur dari Kejuaraan Dunia BWF 2025 di L
Prancis.
Alwi Farhan sebenarnya berstatus reserve atau daftar tinggu kedelapan, tetapi lima pemain reserve yang memiliki peringkat di atas Alwi sudah dipastikan lolos.
Sementara, Lei Lan Xi (China) dan Chi Yu Jen (Taiwan) hanya bisa menggantikan rekan senegaranya, karena kedua negara tersebut sudah mencapai kuota maksimal empat wakil di Kejuaraan Dunia BWF 2025. Sehingga, otomatis saat Axelsen mundur, pemain yang saat ini berada di peringkat 23 dunia akan langsung masuk drawing utama bersama sang senior Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang terlebih dahulu lolos.
Kejuaraan Dunia BWF 2025 yang akan berlangsung 25-31 Agustus menjadi ajang pertama bagi Alwi setelah mulai mentas di tingkat senior pada 2024.
Juara Dunia Junior tahun 2023 ini, sepekan lalu, sukses meraih gelar pertamanya tahun ini di World Tour Super 300 Macau Open 2025.
Dengan kepastian Alwi tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2025, wakil Indonesia bertambah menjadi 12 dan akan turun di semua nomor.
Edisi sebelum ini, tahun 2023, Indonesia harus puas dengan medali perak dari Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Sedangkan, gelar juara terakhir dipersembahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada saat Kejuaraan Dunia BWF 2019.
Tunggal putra dan ganda putra Indonesia paling banyak mengirim wakilnya pada edisi kejuaraan tahun ini, dengan masing-masing tiga wakil. Sementara, sektor lain dua wakil.
Ke-12 wakil Indonesia yang akan tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2025 yaitu, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/M Rian Ardianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Fahlevi, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Rinov RIvaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Editor: Agus Priwandono











