• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Olahraga

Gagal ke Final All England 2026, Raymond/Nikolaus: Jadi Motivasi untuk Bersaing di Tingkat Elit

Nurabidin by Nurabidin
Minggu, 8 Maret 2026 19:46
in Olahraga
0
Raymond

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (badminton.ina/ig)

0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Indonesia kembali pulang dari All England 2026, dengan tangan hampa alias tanpa gelar juara.

Jangankan meraih gelar, dari 14 wakil yang diturunkan pada turnamen BWF Super 1000 ini, tak ada satupun yang lolos ke partai pamungkas alias final.

Paling bantar hanya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, ganda putra yang tembus sampai Semi Final, sebelum dikalahkan Seou Seung Jae/Kim Won Hoo, ganda no 1 dunia asal Korsel dengan dua gim langsung 19-21, 13-21.

Sisanya mentok di perempat final, 16 besar dan tersisih di babak awal turnamen paling tua nan bergengsi setelah olimpiade.

Datang dengan kekuatan 14 wakil, Indonesia mengincar target minimal 1 gelar juara pada gelaran All England 2026.

Asa Indonesia meloloskan satu wakilnya ke final melalui sektor ganda putra, setelah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil apik membuat kejutan dengan mengalahkan Ganda Putra peringkat tiga dunia asal China, Whang Chan/Liang Weikeng di Perempat Final dengan dua gim langsung 21-18, 21-12.

Kekalahan wakil terakhir turnamen yang digelar di Utilita Arena Birmingham menyesakkan Merah Putih, karena sudah dua tahun terakhir Nir gelar.

Gelaran tahun 2025, Indonesia masih menampatlan satu wakilnya di Final ganda putra melalui Bagas Maulana/ Leo Rolly Carnando. Namun sayang di final dikalahkan Seo Seung Jae/Kim Won Hoo.

Padahal sejak 2021 hingga 2024, Indonwsia selalu meraih 1 gelar. Bahkan, pada edisi 2024, Indonesia berjaya dengan menampatkan tiga wakilnya di Final dan berhasil membawa 2 gelar yang diraih Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Rian Ardianto.

“Di gim pertama kami sudah unggul tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir,” kata Raymond Indra dalam kererangan dikutip dari pbsi.id.

Raymond mengatakan, kekalahan dari ganda nomor 1 dunia itu menjadi pengalaman berharga untuk mengarungi kompetisi di tingkat elit dunia.

“Pengalaman yang sangat berharga kami dapat di All England ini. Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga,” katanya.

Senada juga dikatakan Nikolaus Joaquin. Kata dia, pada awalnya berpikirnya sama-sama di lapangan, memunyai chance yang sama untuk menang.

“Sebenarnya, sama-sama punya kans hanya tergantung memang siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap hari ini,” katanya.

Menghadapi ganda peringkat satu dunia, ganda muda ini banyak mendapat pelajaran. Dimana, dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Meskipun menghadapi kenyataan kalah dari Kim/Seo, tidak dijadikan beban.

“Puji Tuhan senang bisa kesampaian lawan mereka. Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya,” katanya.

Editor Daru

Tags: all englandbadmintonbulutangkosganda putrajonatan cristieraymond indra/nikolaus joaquin
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

PSI Tangsel Gelar Safari Ramadan, Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Next Post

26 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Serang

Next Post
Kabupaten Serang

26 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

TPA Bojong Canar Kebakaran, Damkar Kewalahan Padamkan Bara Api

TPA Bojong Canar Kebakaran, Damkar Kewalahan Padamkan Bara Api

by Purnama Irawan
Rabu, 2 September 2026 06:13
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kebakaran kembali melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bojong Canar di Kampung Lame Luhur, Desa Karyautama, Kecamatan Cikedal,...

PAD Pandeglang Belum Capai 50 Persen, Komisi II Minta Pemda Evaluasi

PAD Pandeglang Belum Capai 50 Persen, Komisi II Minta Pemda Evaluasi

by Purnama Irawan
Rabu, 2 September 2026 06:05
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang menyoroti rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.