CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melepas 17 anak dari keluarga kurang mampu untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Tangerang.
Pelepasan dilakukan pada momen Riung Mungpulung peringatan HUT ke-80 RI di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Jumat 15 Agustus 2025, disertai pemberian kadedeuh dari Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Robinsar mengatakan, keberangkatan anak-anak tersebut merupakan bagian dari program nasional Presiden untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Tadi juga kita lepas 17 anak yang akan berangkat sekolah rakyat. Ini program Pak Presiden untuk memutus mata rantai kemiskinan. Mereka perlu dibantu dan disuport,” ujarnya.
Menurut Robinsar, sebelumnya telah dilakukan seleksi terhadap 20 calon peserta. Namun, hanya 17 anak yang akhirnya diberangkatkan.
“Ada tiga anak yang tidak berangkat karena ada kepentingan lain,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah I Setda Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, menambahkan bahwa program ini bertujuan memberikan kesempatan pendidikan lanjutan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
“Ini program nasional untuk memutus rantai kemiskinan, supaya anak yang tidak mampu bisa sekolah di jenjang yang lebih tinggi,” terangnya.
Aziz mengungkapkan, Cilegon belum memiliki fasilitas Sekolah Rakyat, sehingga peserta didik harus menempuh pendidikan di Kota Tangerang.
“Karena tempat belum ada, program tetap harus berjalan, makanya yang sudah siap itu Kota Tangerang. Dari Gubernur juga mengarahkan, setiap kabupaten/kota yang belum siap agar menyekolahkan di Tangerang,” jelasnya.
Selain melepas peserta, pada kesempatan tersebut Pemkot Cilegon juga memberikan kadedeuh kepada anak-anak yang berangkat.
“Kalau nilainya saya belum tahu, tapi itu bentuk perhatian Pak Wali kepada anak-anak yang akan sekolah rakyat di Tangerang,” tutur Aziz.
Editor: Bayu Mulyana











