SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persib Bandung bertekad bangkit pada pertandingan pekan ketiga Super League 2025/2026, saat menghadapi tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu, 24 Agustus 2025.
Persib bertekad meraup kemenangan demi ke jalur yang diinginkan dan bersaing di papan atas klasemen Super League 2025/2026.
Saat ini, Persib berada diperingkat ke-7 dengan tiga poin hasil satu kali menang dan satu kali kalah.
Persija Jakarta berada diperingkat pertama dengan enam poin, sama dengan poin Borneo FC yang berada diperingkat kedua.
Sementara, Arema FC menempati peringkat ketiga dengan empat poin, sama dengan poin yang didapat PSIM, Malut United, dan Persijap Jepara.
Pada laga tandang sebelumnya, Senin, 18 Agustus 2025, Pangeran Biru harus mengakui keunggulan Persijap Jepara 1-2.
Dalam laga tandang di Stadion Sultan Agung Bantul nanti, Bobotoh kembali mesti absen mendukung Marc Klok dkk.
Manajemen Persib Bandung tak henti-hentinya mengimbau suporter agar mematuhi regulasi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Larangan hadir bagi Bobotoh sudah jelas tercantum dalam regulasi Liga 1 2025/2026 Pasal 5 ayat (7) tentang keamanan dan kenyamanan, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Kini, Persib menatap kebangkitan dengan semangat baru, sekaligus memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi.
“Kami, tim, dan juga Bobotoh tentu berharap Persib segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. Karena itu, kami mohon Bobotoh tidak datang ke stadion,” tegas Vice President of Operations PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, dikutip Radarbanten.co.id dari Persib.co.id.
Andang menambahkan, dukungan bisa diberikan dengan cara lain seperti mengikuti Nobar Biru di Graha Persib, di Jalan Sulanjana No. 17 Bandung, maupun di CGV Paris Van Java Mall.
“Jika tetap memaksakan hadir di stadion saat laga tandang, klub justru akan terancam sanksi. Jadi mari kita dukung Persib dengan cara positif sesuai aturan yang ada,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











