CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Antusiasme warga terhadap program Beasiswa Cilegon Juare tahun ini melonjak tinggi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mencatat jumlah pendaftar mencapai 1.157 orang sebelum pendaftaran resmi ditutup pada 23 Agustus 2025.
Fungsional Analis Kebijakan pada Bagian Kesra Pemkot Cilegon, Ali, mengatakan seluruh berkas yang masuk saat ini sedang dalam tahap verifikasi.
“Pendaftaran sudah ditutup sejak 23 Agustus. Sampai hari terakhir, jumlah permohonan yang masuk sebanyak 1.157. Sekarang masih dalam proses verifikasi berkas,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu 27 Agustus 2025.
Ali menjelaskan, kuota awal yang disediakan Pemkot Cilegon sekitar 512 penerima. Namun, jumlah pemohon yang melampaui seribu orang masih akan diseleksi ketat sesuai persyaratan yang ditetapkan.
“Verifikasi ini penting, karena nantinya akan dilihat mana yang memenuhi kriteria. Kuota awal memang 512, tapi keputusan akhir bergantung pada hasil pemeriksaan dokumen,” katanya.
Menurut Ali, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 5 September 2025. Sementara bagi pendaftar yang masih memiliki kekurangan berkas, masih diberikan kesempatan perbaikan hingga Jumat pekan ini.
“Setelah diumumkan, rencananya akan ada pertemuan teknis dengan penerima, terkait kewajiban dan mekanisme pelaporan. Itu penting agar beasiswa bisa berkelanjutan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ali menegaskan skema pembagian beasiswa tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Dari total kuota, 60 persen diperuntukkan bagi mahasiswa kurang mampu dan 40 persen untuk kategori berprestasi.
“Program ini fokus pada penerima dari 22 kampus mitra. Nantinya, penerima diwajibkan menjaga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai ketentuan serta menyampaikan laporan akademik secara berkala,” imbuhnya.
Dengan lonjakan pendaftar, Pemkot Cilegon menilai minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin meningkat.
Program Beasiswa Juare sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











