PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banten dikenal bukan hanya dengan pantai indah seperti Carita dan Tanjung Lesung. Kabupaten ini juga punya sederet wisata curug alias air terjun yang eksotis dan memanjakan mata.
Bagi pencinta alam maupun fotografi, wisata curug di Pandeglang bisa jadi pilihan tepat untuk liburan.
Berikut empat rekomendasi curug yang bisa kamu kunjungi:
1. Curug Leuwi Bumi.
Curug Leuwi Bumi terletak di Kampung Turalak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. Awalnya, kawasan ini berupa hutan lebat sebelum kemudian dikelola warga menjadi destinasi wisata dengan konsep agro ekowisata.
Air terjun di sini tidak terlalu tinggi, sekitar 2-3 meter, tapi alirannya membentuk beberapa kolam alami dengan air yang sangat jernih. Pengunjung bisa berenang, lompat dari tebing batu, hingga mencoba tubing atau body rafting.
Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari penyewaan pelampung, ban, musala, warung makanan, kamar mandi, area camping, hingga penginapan berbentuk saung.
Tiket masuknya Rp 15.000 per orang dengan parkir Rp 5.000.
Untuk camping, biaya sewa tenda Rp 50.000 per malam dan tiket camping Rp 20.000 per orang.
Sedangkan, penginapan saung dipatok Rp 75.000 per malam per orang.
2. Curug Putri Carita.
Curug Putri berada di kawasan Carita, Pandeglang, dan kerap dijuluki Grand Canyon-nya Banten.
Daya tariknya ada pada tebing-tebing batu yang menjulang dan aliran air yang jernih, menciptakan suasana alam yang masih asri.
Wisata ini cocok bagi pencinta petualangan dan jelajah alam. Harga tiket masuknya Rp 50.000 per orang, sudah termasuk parkir, jasa guide, pelampung, dan penitipan barang.
3. Curug Tomo.
Curug Tomo berada di Kampung Cikupa Pematang Kandis, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. Curug ini terdiri dari tiga tingkatan air terjun dengan aliran deras dan panorama alami yang masih terjaga.
Tiket masuknya cukup terjangkau, Rp 5.000 per orang. Curug ini buka setiap hari pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, cocok untuk wisata keluarga maupun sekadar bermain air di alam terbuka.
Editor: Agus Priwandono











