SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – LRLA Kota Serang tahun 2025 sebentar lagi akan digelar. Kali ini terdapat perbedaan bagi para peserta untuk bisa mendapatkan juara.
Salah satunya yaitu, setiap peserta dari tingkat RT di Kota Serang, wajib membuat bank sampah.
Bank sampah ini menjadi salah satu usulan baru agar masyarakat bisa memilah sampah untuk menghasilkan ekonomi.
“Kalau dulu semua sampah langsung dibuang ke TPS, tahun ini kita mendorong warga untuk memilah. Sampah yang punya nilai ekonomi bisa diolah, sementara sampah organik bisa didaur ulang. Harapannya, volume sampah yang masuk ke TPS berkurang,” kata narasumber sosialisasi LRLA 2025 Widodo, di Kecamatan Kasemen, Kamis 11 September 2025.
Untuk peserta, lomba LRLA tetap diikuti oleh RT yang ditunjuk oleh masing-masing kelurahan. Satu kelurahan bisa mengirimkan satu hingga dua RT.
Penilaian dijadwalkan berlangsung mulai November 2025, dengan tahapan penilaian lapangan terbuka hingga penjurian tertutup. Hasil akhir lomba ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Khusus di Kecamatan Kasemen, tantangan utama terletak pada kondisi lingkungan. Cuaca panas serta kualitas air tanah yang payau membuat upaya penghijauan tidak mudah.
“Air tanah di sini kalau dipakai menyiram tanaman justru membuat tanaman mati. Ini butuh teknologi dan inovasi agar penghijauan bisa berjalan,” ucap Widodo.
Editor: Bayu Mulyana











