JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan tentang persoalan BBM di SPBU swasta yang kerap habis.
Menteri Bahlil angkat bicara tentang persoalan tersebut usai rapat bersama sejumlah stakeholder terkait.
Bahlil menjelaskan, cadangan BBM untuk SPBU swasta sudah menipis. Meski begitu, cadangan BBM cukup untuk 18 hingga 21 hari kedepan.
Menurut Politisi Partai Golkar tersebut, pemerintah telah memberikan kuota impor untuk badan usaha swasta hingga 110 persen dari tahun lalu. Namun, kuota tersebut sudah habis sebelum akhir September.
Agar kebutuhan BBM masyarakat terlayani, akan ada kolaborasi antara badan usaha migas swasta dengan Pertamina.
Kerjasama yaitu dengan cara Badan Usaha Swasta membeli BBM berbasis base fuel dari Pertamina.
Kemudian, agar mutu terjamin, kualitas BBM diperiksa melalui joint surveyor.
Pemerintah pun akan menentukan harga secara terbuka agar adil bagi semua pihak.
Editor: Bayu Mulyana










