RADARBANTEN.CO.ID- Menjelang bentrokan sengit antara Manchester City melawan Arsenal di Premier League, Pep Guardiola melempar sindiran pedas kepada dua rivalnya itu. Manajer City tersebut menyebut bahwa jika Arsenal atau Liverpool mengangkat trofi juara musim ini, itu lebih karena “jor-joran belanja” ketimbang kerja keras atau kehebatan taktik.
“Hanya saja saya ingin mengatakan kepada teman saya Mikel Arteta, jika ia memenangkan gelar, itu hanya karena ia telah menghabiskan uang, bukan karena ia telah bekerja keras atau karena para pemainnya. Ini seperti Liverpool,” kata Guardiola dikutip dari Daily Mail, pada Minggu 21 September 2025.
Guardiola mengungkapkan bahwa publik dan media selalu memandang City berbeda, terutama soal pengeluaran klub di pasar transfer. Meski City juga telah menggelontorkan dana besar dalam beberapa jendela transfer terakhir, menurutnya kritik atas belanja mereka selalu lebih keras dibanding yang ditujukan ke Arsenal maupun Liverpool.
“Jika Arne (Slot) menang lagi, itu karena ia telah menghabiskan banyak uang, bukan? “Karena bukan hanya Man City yang terjadi, bukan? Dengar, selama bertahun-tahun setiap klub dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan,” tandasnya.
Meski demikian, Guardiola juga memberikan pujian terhadap Arsenal. Ia menegaskan bahwa The Gunners telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus dalam beberapa awal musim ini, terutama dalam perkembangan struktur tim, pertahanan yang solid, dan komitmen dalam pertandingan besar.
City sendiri datang ke Emirates Stadium dengan bekal kemenangan di pertandingan terakhir, termasuk melawan Manchester United dan Napoli, dan ingin membuktikan bahwa mereka lebih dari sekadar klub yang cuma dituduh “mengandalkan uang”.
Arsenal, di sisi lain bisa mempertahankan momentum positif dan membuktikan bahwa mereka pantas diperhitungkan sebagai pesaing gelar, bukan hanya berdasarkan angka di laporan keuangan atau pengeluaran transfer.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu penentu arah perebutan gelar musim ini. Baik City maupun Arsenal memiliki ambisi besar, namun komentar Guardiola memastikan bahwa perdebatan finansial dan persepsi publik akan tetap hangat bahkan sebelum bola bergulir.
Editor: Abdul Rozak











