SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang melaksanakan evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025 P2 yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Serang pada Selasa 23 September 2025.
Hasilnya, realisasi untuk PBB di Kabupaten Serang sudah sangat tinggi yakni mencapai 93,26 persen atau sekitar Tp123,6 miliar dari total target sebesar Rp132 miliar.
Kepala Bapenda Kabupaten Serang, M Ishak Abdul Raup mengatakan, dari total anggaran sebesar Rp123,6 miliar, Rp11 milyarnya merupakan untuk pembayaran pajak PBB.
“Jadi, hutang tahun lalu itu masuk sekitar 11 miliar. Ada yang 5 tahun, 4 tahun, 3 tahun ke belakang. Untuk realisasi paling tinggi ialah untuk buku 4 dan 5 untuk daerah perkotaan,” katanya Selasa 23 September 2025.
Ia mengaku, untuk realisasi PBB pedesaan di Kabupaten Serang masih sangat rendah. Realisasinya saat ini baru sekitar 36 persen dari target yang sudah ditetapkan.
“PBB pedesaan dari Rp25 miliar baru terealisasi Rp9 miliar,” ujarnya.
Sejauh ini ada beberapa kecamatan yang realisasinya paling tinggi, yakni Kecamatan Pamarayan 43 persen Cikeusal 42, Kecamatan Anyar 42 persen. “Untuk kecamatan yang realisasinya paling rendah itu Kecamatan Ciomas yakni baru 5 persen, lalu Binuang dan Tunjung Teja,” ujarnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi

