PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Pandeglang kembali meneguhkan diri sebagai rumah ilmu dan peradaban dengan melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Tahun 2025.
Kegiatan PPKMB mengusung tema strategis Menjadi Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Berkarakter.
Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan pernyataan ideologis bahwa UNMA ingin melahirkan insan paripurna cerdas secara intelektual, luhur dalam akhlak, dan tangguh dalam karakter untuk menghadapi tantangan global yang kian kompleks.
Rektor UNMA Rektor Prof. Dr. Andriansyah mengatakan, bahwa PPKMB bukan sekadar seremonial tahunan.
“Melainkan gerbang awal peradaban akademik. Menjadi titik tolak pembentukan jati diri mahasiswa sebagai insan akademis, sosial, dan moral,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu, 24 September 2025.
Prof Andriansyah menegaskan, mahasiswa UNMA harus menjadi generasi yang tidak hanya mengejar prestasi akademik saja.
“Tapi juga membangun integritas, menjunjung tinggi akhlak, serta berkarakter kuat dalam menghadapi dinamika zaman,” katanya.
Prof Ardiansyah menerangkan, kalau pernyataan tersebut mencerminkan refleksi filosofis bahwa pendidikan, dalam kerangka Mathla’ul Anwar, adalah ikhtiar membangun manusia seutuhnya. Ilmu pengetahuan, akhlak, dan karakter adalah tiga pilar saling menopang.
“Bila runtuh salah satunya, lahirlah generasi pincang,” katanya.
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief mengingatkan, akan pentingnya mahasiswa menjaga jati diri sebagai bagian dari keluarga besar Mathla’ul Anwar.
“Apabila keilmuan tanpa akhlak hanya akan melahirkan generasi cerdas yang kehilangan arah. Sedangkan akhlak tanpa ilmu akan membatasi peran dalam pembangunan bangsa,” katanya.
Oleh karena itu, Ilmu, akhlak, dan karakter adalah tiga pilar yang tidak dapat dipisahkan.
“Dan Mathla’ul Anwar ingin mahasiswa UNMA menjadi pelopor dalam mengamalkannya,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: AGung S Pambudi

