SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas antam batangan diperkirakan segera menembus level Rp 2,5 juta per gram pada Oktober 2025.
Kenaikan ini dipicu oleh reli harga emas dunia yang terus berlanjut seiring memanasnya kembali perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
Pengamat pasar emas, Ibrahim Assuaibi, menilai tren penguatan harga emas antam masih berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.
“Harga emas Antam di kisaran Rp 2.350.000 per gram sangat mungkin tercapai bulan ini. Target Rp 2.500.000 juga realistis jika tren global tidak berubah,” ujarnya di Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.
Di awal pekan ini, harga emas Antam naik Rp 6.000 menjadi Rp 2.305.000 per gram, mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) baru. Ibrahim memperkirakan harga logam mulia tersebut akan terus menguat hingga melewati level Rp 2,350 juta per gram dalam waktu dekat.
Menurutnya, penguatan harga emas dunia terjadi setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan tarif baru sebesar 100% terhadap impor dari China. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran pasar dan meningkatkan permintaan terhadap aset aman seperti emas.
“Dengan kondisi saat ini, saya memperkirakan harga emas dunia dapat menembus US$ 4.100 dalam waktu dekat. Sementara level support berada di US$ 3.999,” jelas Ibrahim.
Adapun harga buyback emas Antam pada Senin (13/10/2025) juga mengalami kenaikan Rp 7.000 menjadi Rp 2.154.000 per gram.
Sebagai catatan, transaksi penjualan kembali emas ke Antam dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017.
Untuk nominal buyback di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Editor Daru Pamungkas











