• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pelaku Seni di Pandeglang Protes, Sebut Pemkab Abai Soal Kebudayaan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 22 Oktober 2025 20:34
in Berita Utama, Pandeglang
Pelaku Seni di Pandeglang Protes

Pertunjukan seni dan budaya oleh komunitas Wayang Nganjor Indonesia menampilkan pementasan manuskrip Babad Banten di Balai Budaya (Balbud) Pandeglang. Aksi ini menjadi bagian dari upaya pelaku seni lokal menjaga dan memperkenalkan warisan budaya daerah/Moch Madani Prasetia

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID– Sejumlah pelaku seni dan budaya di Kabupaten Pandeglang menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang di bawah kepemimpinan Raden Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi (Dewi–Iing) terhadap pengembangan serta pelestarian kebudayaan lokal.

Padahal, Pandeglang dikenal memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam, mulai dari arsitektur kolonial, situs sejarah, hingga upacara dan festival tradisional.

RelatedPosts

Pelantikan pengurus gerindra banten

Dasco Minta Gerindra Banten Panaskan Mesin Politik, Caleg Internal Disiapkan Turun 2027

Minggu, 1 November 2026 17:25
Wilayah Pandeglang diguyur hujan deras

Pandeglang Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Minggu, 1 November 2026 15:52
Risiko Cicilan Kopdes Merah Putih

Pengamat Soroti Risiko Cicilan Kopdes Merah Putih, Keuntungan Usaha Belum Terjamin

Minggu, 1 November 2026 15:49
Dana Desa untuk Cicilan Kopdes

Pembangunan Desa Berpotensi Terhambat, AKSI Banten Minta Dana Desa Dipulihkan

Minggu, 1 November 2026 14:15

Potensi tersebut dinilai bisa menjadi kekuatan ekonomi kreatif jika dikelola dengan serius oleh pemerintah daerah.

Namun, pelaku seni menilai isu kebudayaan belum menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan di Pandeglang.

Ketua Wayang Nganjor Indonesia, Tirta Nugraha Pratama, menyebut perhatian Pemkab terhadap sektor kebudayaan masih sangat rendah.

Ia bahkan mengungkap, dukungan yang diterima komunitasnya justru lebih banyak berasal dari pemerintah pusat.

“Kalau di tingkat daerah, perhatian terhadap seni dan budaya itu masih minim sekali. Dukungan yang kami dapat malah datang dari Badan Bahasa Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah),” ungkapnya, Rabu 22 Oktober 2025.

Tirta menuturkan, komunitas Wayang Nganjor Indonesia yang dipimpinnya sudah dua tahun berturut-turut mendapat dukungan dari Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk mengangkat sastra lokal Pandeglang.

Namun, ia menyayangkan kurangnya apresiasi dari Pemkab terhadap upaya pelestarian budaya tersebut.

“Harapan kami sederhana, pemerintah daerah bisa lebih peduli dan memberikan apresiasi. Ketika kami bergerak di bidang kebudayaan dan sastra lokal, mestinya ada dukungan nyata. Dari kebudayaan lahir pemikiran dan strategi membangun peradaban,” tegasnya.

Menurut Tirta, kebudayaan seharusnya menjadi fondasi dalam merancang arah pembangunan daerah.

Ia menilai pemerintah perlu menjadikan nilai-nilai budaya lama sebagai referensi untuk menciptakan kebijakan yang visioner dan berkarakter lokal.

“Pemerintah sebaiknya menata kembali arah pembangunan daerah dengan berpijak pada kebudayaan. Dari budaya lama, kita bisa belajar dan melahirkan pemikiran baru yang relevan untuk masa depan,” katanya.

Tirta menambahkan, banyak komunitas seni dan budaya di Pandeglang yang aktif menjaga warisan budaya daerah, namun jarang mendapat perhatian dari Pemkab.

“Komunitas kebudayaan di Pandeglang ini banyak sekali, tapi respons pemerintah sangat jarang. Padahal, kegiatan seperti ini bisa menjadi nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Ia pun berharap Pemkab Pandeglang lebih terbuka terhadap komunitas budaya dan memberikan ruang bagi seniman lokal untuk tampil di berbagai agenda daerah.

“Kebudayaan itu aset penting. Kalau terus diabaikan, lama-lama jati diri daerah bisa hilang,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang menegaskan bahwa pihaknya tetap memberikan dukungan kepada pelaku seni dan komunitas budaya lokal agar bisa mengekspresikan karya mereka.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Pandeglang, Heryana, mengatakan pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas publik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kesenian.

“Kami memberikan ruang kepada para seniman untuk berekspresi di ruang publik. Kami punya panggung di Balai Budaya yang bisa digunakan masyarakat dan mahasiswa untuk menampilkan karya seni mereka,” ujar Heryana.

Ia menambahkan, dukungan Disparbud tidak hanya bersifat moral, tetapi juga berupa fasilitas.

“Selain dukungan moral, kami juga memberikan dukungan nyata dengan menyediakan tempat bagi rekan-rekan seniman untuk menampilkan karya di depan publik. Itu bentuk komitmen kami terhadap perkembangan seni di Pandeglang,” katanya.

Meski begitu, Heryana mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam memberikan dukungan penuh.

“Kita akui, untuk anggaran pemerintah daerah masih kecil, jadi belum bisa support sepenuhnya. Tapi insyaallah kami akan terus mendukung para pelaku seni dan budaya di Pandeglang,” jelasnya.

Ia menilai perkembangan seni di Pandeglang tetap menggembirakan, terutama dengan banyaknya komunitas baru dari kalangan anak muda yang mulai aktif mengangkat budaya lokal dengan sentuhan modern.

“Alhamdulillah, perkembangan komunitas seni cukup bagus. Sekarang banyak anak muda yang menghadirkan karya baru, bahkan memoles seni tradisi agar lebih menarik untuk ditampilkan,” tutupnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi

Tags: Bantenisu kebudayaankabupaten pandeglangkebijakan daerahkebudayaanKesenianminim perhatianPandeglangPelestarian lokalPemerintah Daerahseni dan budaya
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kejari Serang Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 131 Perkara

Next Post

Reses di Pandeglang, Anggota DPR RI Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila dan Budaya

Next Post
Reses di Pandeglang

Reses di Pandeglang, Anggota DPR RI Ajak Warga Perkuat Ideologi Pancasila dan Budaya

DPW PPP Banten

DPW PPP Banten Apresiasi Keputusan DPP PPP Memberhentikan Agus dan Taj Yasin

Jumat, 30 Oktober 2026 16:52
Jonatan Christie final Hylo Open 2026

Jonatan Christie dan Tiwi/Fadia Lolos ke Final Hylo Open 2026, Indonesia Amankan Dua Tiket

Minggu, 1 November 2026 09:20
Tiket Kereta Jarak Jauh

Pemesanan Tiket Kereta Jarak Jauh Dibuka, KAI Ajak Warga Rangkasbitung Rencanakan Perjalanan

Minggu, 1 November 2026 13:49
Operasi Patuh Maung 2026

Hari Ketujuh Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar Pasar Lama dan Rutan Serang

Minggu, 1 November 2026 12:05
Kadin Cilegon

Kadin Cilegon Perkuat Sinergi dengan Forkopimda Hadapi Gempuran Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:06
Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 31 Oktober, Tujuh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:36
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Anggota Fraksi PDIP Ari Muhtadi

Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi PDI Perjuangan Ari Muhtadi, Putra Daerah yang Ingin Bangun Tanah Kelahiran Lewat Jalur Politik

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 1 November 2026 18:08
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kursi legislatif DPRD Kabupaten Serang saat ini banyak diisi oleh wajah-wajah baru. Salah satunya ialah Ari Muhtadi, Legislator muda...

JAMKUSTIK

JAMKUSTIK Untirta Jadi Wadah Kembangkan Bakat Musik, Hadirkan 18 Band

by Haidaroh
Minggu, 1 November 2026 18:04
0

SERANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Klasik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) baru saja menggelar acara yang bertajuk JAMKUSTIK atau...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.